Penyerang timnas Portugal Cristiano Ronaldo melakukan selebrasi bersama Diogo Jota.(AFP/MIGUEL RIOPA )
BINTANG sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo, melayangkan kecaman keras dan menuntut sanksi larangan masuk stadion seumur hidup bagi suporter yang melakukan tindakan tidak terpuji terhadap rekan setimnya di timnas, Ruben Neves. Insiden ini terjadi dalam lanjutan Liga Arab Saudi, ketika suporter lawan mengejek Neves dengan meneriakkan nama mendiang Diogo Jota.
Provokasi yang Melampaui Batas
Kejadian memuakkan tersebut berlangsung sebelum laga antara Al-Hilal dan Al-Taawoun, Sabtu (12/9) lalu, yang berakhir dengan kemenangan telak Al-Hilal 6-0. Sekelompok suporter dilaporkan berulang kali meneriakkan nama "Jota" ke arah Ruben Neves dengan nada provokatif.
Diogo Jota, mantan penyerang Liverpool dan rekan dekat Neves, meninggal dunia secara tragis dalam kecelakaan mobil di provinsi Zamora, Spanyol, pada Juli tahun lalu di usia 28 tahun.
Kedekatan keduanya sudah terjalin lama sejak bermain bersama di Wolverhampton Wanderers dan timnas Portugal. Sebagai bentuk penghormatan, Neves kini mengenakan nomor punggung 21 di timnas Portugal dan memiliki tato di betisnya yang menggambarkan momen pelukan dirinya dengan Jota.
Reaksi Keras Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo, yang kini membela Al-Nassr, tidak tinggal diam melihat pelecehan terhadap tragedi pribadi tersebut. Melalui media sosial, peraih lima Ballon d'Or itu mendesak otoritas liga untuk bertindak tegas.
"Liga harus mengambil tindakan dan menghukum perilaku penggemar seperti ini," tulis Ronaldo. "Ini bukan lagi sepak bola, dan harus ada batasnya. Orang yang berperilaku seperti ini tidak boleh diizinkan masuk ke stadion lagi selamanya."
Dalam rekaman pertandingan, Neves terlihat merespons ejekan tersebut dengan tepuk tangan sarkastik ke arah tribun sebelum menunjuk ke langit sebagai penghormatan untuk Jota.
Usai laga, Neves memberikan komentar pedas kepada wartawan: "Saya hanya berharap mereka tidak pergi berdoa setelah apa yang mereka lakukan."
Investigasi Federasi Sepak Bola Arab Saudi
Klub Al-Hilal dan Al-Taawoun telah merilis pernyataan resmi yang mengutuk keras perilaku tersebut. Al-Taawoun menegaskan bahwa tindakan oknum tersebut tidak mewakili nilai-nilai klub maupun basis suporter mereka secara keseluruhan.
Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) dan Liga Arab Saudi (SPL) juga telah mengeluarkan pernyataan bersama pada hari Minggu (13/9). Mereka menyatakan bahwa mengeksploitasi tragedi pribadi untuk tujuan pelecehan atau provokasi adalah perilaku yang tidak dapat diterima dan tidak memiliki tempat dalam sepak bola Saudi.
Catatan Karier Diogo Jota:
- Meninggal dunia di usia 28 tahun bersama saudaranya, Andre Silva.
- Mencetak 65 gol dalam 182 penampilan untuk Liverpool.
- Mengoleksi 14 gol dalam 49 caps bersama timnas Portugal.
Saat ini, komite terkait di SAFF telah mengidentifikasi perilaku tersebut dan sedang melakukan investigasi mendalam untuk menentukan sanksi yang tepat bagi para pelaku. (bbc/Z-1)









































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/9300188/original/036780100_1784309060-16__1_.jpg)








