Penyerang timnas Portugal Cristiano Ronaldo.(AFP/RONALDO SCHEMIDT)
DRAMA di luar lapangan pasca-Piala Dunia masih memanas. Bintang Portugal, Cristiano Ronaldo, mendadak jadi sorotan publik usai akun media sosialnya diduga menyukai (like) sebuah unggahan yang menuduh FIFA membantu meloloskan Argentina ke partai final.
Unggahan yang disukai akun Ronaldo berasal dari media Espejo Publico, menampilkan jurnalis Pilar Rodríguez Losantos yang secara terbuka menyebut FIFA sebagai "salah satu lembaga paling korup di dunia." Meski tanda like dari akun Ronaldo tersebut kini telah hilang, tangkapan layarnya sudah terlanjur beredar luas dan memicu perdebatan panas antarsuporter.

Spekulasi ini mencuat lantaran perjalanan Argentina menuju final memang diwarnai sejumlah keputusan kontroversial dari pengadil lapangan. Mulai dari lolosnya Lionel Messi dari hukuman kartu merah saat melawan Aljazair, hingga dianulirnya gol Mesir pada babak perempat final yang memuluskan langkah Albiceleste.
Salam Perpisahan CR7 dari Panggung Dunia
Aksi media sosial Ronaldo ini terjadi tak lama setelah Portugal tersingkir di babak 16 besar usai ditekuk Spanyol 0-1. Kekalahan tersebut menutup lembaran karier Piala Dunia CR7 di usianya yang telah menginjak 41 tahun, 20 tahun sejak debut pertamanya di panggung tertinggi sepak bola tersebut.
Kendati terpukul, pemilik lima gelar Ballon d’Or itu menegaskan tetap bangga atas pencapaian karier internasionalnya, sembari memberi sinyal belum ingin pensiun sepenuhnya dari timnas jelang Euro 2028.
"Saya sedih tersingkir seperti ini, tapi saya pergi dengan hati tenang karena telah memberikan segalanya," ujar Ronaldo.
"Sebelum era saya, Portugal tidak pernah meraih gelar juara. Bagi saya, trofi Euro 2016 yang kami menangkan nilainya setara dengan Piala Dunia. Besok adalah hari baru dan hidup terus berjalan."
(Thesun/P-4)

















































