Pemain timnas Belgia Charles De Ketelaere.(AFP/Luke Hales / GETTY IMAGES NORTH AMERICA)
PEMAIN timnas Belgia, Charles De Ketelaere, menegaskan bahwa timnya berada dalam kondisi mental yang sangat positif menjelang laga krusial di perempat final Piala Dunia 2026. Belgia dijadwalkan akan menghadapi timnas Spanyol di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat (AS), pada Sabtu (11/7) pukul 02.00 WIB.
Optimisme tinggi ini menyusul keberhasilan De Rode Duivels menyingkirkan salah satu tuan rumah, Amerika Serikat, dengan skor telak 4-1 pada babak 16 besar di Stadion Seattle, Selasa (7/7) lalu. De Ketelaere menjadi bintang dalam laga tersebut dengan sumbangan dua golnya.
"Ada begitu banyak hal positif yang bisa kami ambil dari pertandingan ini, baik sebagai tim maupun secara pribadi. Kami akan menghadapi Spanyol dengan penuh kepercayaan diri," ujar De Ketelaere sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA, Rabu (8/7).
Momen Terbaik Karier De Ketelaere
Penyerang asal klub Serie A Atalanta tersebut membuka keunggulan Belgia pada menit kesembilan setelah memaksimalkan umpan silang dari Nicolas Raskin. Gol tersebut merupakan torehan perdananya di ajang Piala Dunia setelah berpartisipasi dalam dua edisi turnamen bergengsi ini.
Meski AS sempat memberikan perlawanan, De Ketelaere kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-33. Melalui sundulan tajam memanfaatkan crossing Leandro Trossard, ia membawa Belgia berbalik memimpin 2-1 sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan besar.
"Rasanya luar biasa bisa tampil seperti ini di fase gugur. Ini benar-benar spesial. Saya sangat senang kami lolos ke babak berikutnya. Ini jelas menjadi momen terbaik dalam karier saya sejauh ini," ungkap pemain yang kini telah mengoleksi delapan gol dan empat assist dari 34 penampilan bersama timnas Belgia tersebut.
Perjudian Taktik Rudi Garcia
Kemenangan Belgia atas Amerika Serikat juga menyoroti keberanian pelatih Rudi Garcia dalam merombak komposisi pemain. Keputusan Garcia untuk memasang De Ketelaere sebagai starter menggantikan Romelu Lukaku terbukti sangat efektif.
Selain De Ketelaere, nama-nama seperti Dodi Lukebakio dan Nicolas Raskin juga tampil impresif. Keduanya dipercaya turun sejak menit awal untuk mengisi posisi yang biasanya ditempati oleh pemain pilar seperti Kevin De Bruyne dan Jeremy Doku.
Kapten timnas Belgia, Youri Tielemans, memuji kedalaman skuad yang dimiliki timnya saat ini. Menurutnya, siapapun yang diturunkan oleh pelatih mampu memberikan kontribusi maksimal di lapangan.
"Semua pemain yang dipilih pelatih menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Itu menunjukkan kualitas skuad kami. Kami ingin terus tampil bagus dan memenangkan pertandingan berikutnya, tetapi kami tahu Spanyol akan menjadi lawan yang sangat sulit," pungkas Tielemans.
Laga melawan Spanyol di Los Angeles akhir pekan nanti akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi Belgia dalam upaya mereka merengkuh gelar juara dunia pertama kalinya. (Ant/Z-1)

















































