Cek Beberapa Jalur Masuk Perguruan Tinggi Bagi Calon Mahasiswa Baru

5 hours ago 2

TEMPO.CO, Jakarta - Setiap tahun, bagi lulusan SMA dan SMK yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maka harus melewati proses seleksi, termasuk melalui Seleksi Penerimaan Nasional Mahasiswa Baru (SPNMB), yang mencakup Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Karena bersifat nasional, jalur ini memiliki persaingan yang ketat, sehingga tidak semua peserta berhasil lolos. Namun, peluang untuk masuk perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada jalur ini. Apa saja alternatif lainnya?

Untuk diketahui rangkaian SPNMB tahun ini telah dimulai sejak awal tahun 2025 atau bulan Januari. Adapun dalam jalur SNBP yang dulunya bernama SNMPTN, calon mahasiswa dinilai tidak hanya dari nilai akademik, tetapi juga dari kompetensi holistik dan lintas disipliner, sehingga memberikan peluang lebih luas bagi siswa dengan berbagai keunggulan.  Seleksi ini telah berlangsung sejak Februari hingga hasilnya diumumkan pada 18 Maret lalu. 

Baca berita dengan sedikit iklan, klik di sini

Sementara itu, SNBT menggantikan SBMPTN sebagai jalur seleksi berbasis tes. Ujian tetap dilakukan melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang mengukur potensi kognitif, literasi dalam bahasa Indonesia dan Inggris, serta penalaran matematika. Dengan sistem ini, calon mahasiswa baru diuji kemampuannya secara lebih mendalam melalui soal-soal yang menantang.

Pendaftarannya pun telah ditutup pada 27 Maret lalu dan pelaksanaan tes UTBK akan berlangsung pada 23 April hingga 03 Mei mendatang. Lalu dilanjutkan dengan pengumuman hasilnya pada 28 Mei 2025. 
https://snpmb.bppp.kemdikbud.go.id/jadwal-penting

Karena SNBP dan SNBT merupakan seleksi berskala nasional, pesertanya berasal dari seluruh wilayah Indonesia, dengan persaingan yang berbeda di setiap program studi—ada yang relatif rendah, tetapi banyak juga yang sangat ketat. Tingginya daya saing ini membuat tidak semua pendaftar berhasil lolos dan diterima di kampus impiannya. Meski begitu, peluang untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada jalur ini. Dilansir dari Antara, berikut penjelasan beberapa jalur masuk perguruan tinggi yang bisa diikuti selain SPNMB: 

1. SMMPTN-Barat

SMMPTN Barat atau Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat merupakan jalur seleksi mandiri yang dilaksanakan secara kolektif oleh 28 PTN yang tergabung dalam konsorsium wilayah barat Indonesia. Jalur ini bertujuan memberikan peluang lebih luas bagi calon mahasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi negeri favorit melalui seleksi mandiri yang lebih terkoordinasi.

Dalam proses seleksinya, SMMPTN Barat menggunakan skor UTBK sebagai dasar penilaian. Meskipun dikhususkan untuk PTN di wilayah barat, jalur ini tetap terbuka bagi seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Beberapa kampus yang tergabung dalam SMMPTN-Barat antara lain:

  • Universitas Andalas (Unand)
  • Universitas Lampung (Unila)
  • Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta)
  • Universitas Syiah Kuala (USK)

Informasi lengkap dan jadwal pendaftaran SMMPTN Barat dapat diakses melalui laman resmi yang disediakan oleh panitia seleksi.

2. Sekolah Kedinasan

Sekolah kedinasan menjadi salah satu pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tanpa biaya sekaligus memiliki peluang besar untuk langsung bekerja di instansi pemerintah setelah lulus. Sekolah-sekolah ini berada di bawah naungan kementerian atau lembaga negara tertentu, dan biasanya memiliki ikatan dinas dengan jaminan penempatan kerja. 

Beberapa sekolah kedinasan yang populer di antaranya:

  • Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN - Kementerian Keuangan
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) - Kementerian Dalam Negeri
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) - Badan Intelijen Negara (BIN)
  • Politeknik Statistika STIS - Badan Pusat Statistik (BPS)
  • Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
  • STMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Pendaftaran sekolah kedinasan biasanya dibuka melalui portal resmi kementerian terkait, dan seleksi terdiri dari beberapa tahap, termasuk ujian akademik, tes kesehatan, dan wawancara. Tak heran jika persaingannya cukup ketat dan memerlukan persiapan matang sejak awal. Meski begitu, jalur seleksi ini tetap layak untuk dicoba. 

3. UM PTKIN 2025

Ujian Mandiri Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) adalah jalur masuk ke kampus Islam negeri di bawah Kementerian Agama (Kemenag), seperti Universitas Islam Negeri (UIN), Institut Agama Islam Negeri (IAIN), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN).

Pendaftaran UM PTKIN 2025 dijadwalkan dibuka pada 22 April hingga 28 Mei 2025. Berikut jadwal lengkapnya:

Pendaftaran dan Pembayaran: 22 April - 28 Mei 2025
Finalisasi Pendaftaran: 22 April - 31 Mei 2025
Pelaksanaan Ujian: 10-12 Juni dan 14-18 Juni 2025
Pengumuman Hasil: 30 Juni 2025

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi UM PTKIN. Jalur ini menjadi kesempatan besar bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami ilmu keislaman di perguruan tinggi negeri.

4. Perguruan Tinggi di Bawah Kementerian/Lembaga

Selain sekolah kedinasan, beberapa kementerian dan lembaga juga memiliki perguruan tinggi tanpa ikatan dinas. Meski tidak gratis, kampus-kampus ini menawarkan beasiswa bagi mahasiswa berprestasi atau dari keluarga kurang mampu.

Beberapa contoh perguruan tinggi di bawah kementerian atau lembaga adalah:

  • Politeknik KP - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
  • Politeknik PU - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)
  • Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) - Kementerian Pertanian

Jalur ini menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan keahlian spesifik di bidang tertentu dengan dukungan langsung dari kementerian terkait.

Dengan mengenali setiap jalur seleksi dan mempersiapkan diri sejak awal, kesempatan untuk masuk ke kampus impian pun semakin terbuka lebar. Pastikan juga untuk selalu mengikuti informasi resmi dari masing-masing lembaga agar tidak melewatkan jadwal maupun persyaratan penting.

Pilihan Editor: Tidak Ada Batas Nilai, Begini Proses Penilaian UTBK SNBT 2025

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |