PABRIKAN otomotif asal Cina, BYD, mencatat penjualan lebih dari 97 ribu unit kendaraan listrik (EV) di Indonesia sejak mulai memasuki pasar nasional pada 2024 hingga Juli 2026.
Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik sekaligus memperkuat posisi BYD di pasar otomotif nasional.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
“Hingga hari ini, BYD sudah mendistribusikan lebih dari 97 ribu kendaraan di Indonesia sejak kami mulai membawa kendaraan EV pada tahun 2024,” kata Luther di Bandung, Kamis, 16 Juli 2026. seperti dikutip dari Antara.
Menurut dia, capaian tersebut membuat BYD menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar kendaraan listrik nasional dan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mendukung pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Luther menilai tren penggunaan kendaraan listrik terus mengalami peningkatan seiring tumbuhnya kesadaran masyarakat terhadap transportasi yang lebih ramah lingkungan dan efisien.
Khusus di Jawa Barat, BYD mencatat lebih dari 10.500 unit dengan pangsa pasar sekitar 50 persen dari total penjualan EV di provinsi tersebut.
Ia menyebut respons masyarakat Jawa Barat terhadap kendaraan listrik BYD sejauh ini sangat positif.
Untuk memperkuat layanan kepada konsumen, BYD saat ini telah memiliki lebih dari 15 jaringan penjualan di Jawa Barat.
“Ke depan, kami akan terus mengembangkan jaringan agar akses masyarakat terhadap kendaraan listrik dan layanan kami semakin mudah,” ujarnya.
Dari sisi produk, Luther mengatakan dua model yang menjadi pilihan utama BYD di Indonesia adalah BYD Atto 1 dan BYD M6.
Menurut dia, BYD M6 menjadi salah satu model paling diminati karena dirancang khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia sebagai kendaraan listrik jenis multi purpose vehicle (MPV) tujuh penumpang dengan harga yang kompetitif.
“Model M6 sendiri lahir dan design secara khusus untuk pasar Indonesia guna memenuhi kebutuhan dan preferensi konsumen di segmen MPV keluarga, ditopang dengan inovasi teknologi listrik,,” katanya.















































