Buron Pengeboman Monako Ditemukan Tewas di Ukraina, Anggota Intelijen Ditangkap

2 weeks ago 17
Buron Pengeboman Monako Ditemukan Tewas di Ukraina, Anggota Intelijen Ditangkap Polisi merilis gambar Berezovska dari CCTV, menunjuk pada tato khas di lengannya yang menurut mereka "mungkin" menggambarkan seekor ular.(Interpol)

PEREMPUAN yang menjadi tersangka utama dalam aksi pengeboman paket di Monako ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala di sebuah hutan di wilayah Kyiv, Ukraina. Dinas Keamanan Ukraina (SBU) kini telah menahan dua orang yang diduga sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Korban tewas diidentifikasi bernama Anastasiia Berezovska, 39. SBU dan Kejaksaan Agung Ukraina melaporkan dua orang telah didakwa atas pembunuhannya, di mana salah satu tersangka merupakan perwira aktif di badan intelijen militer Ukraina (GUR).

Berezovska sebelumnya menjadi buruan internasional setelah dituduh meledakkan sebuah paket bom di sebuah gedung apartemen mewah di Monako pada 29 Juni lalu. Serangan tersebut melukai seorang multi-miliarder Ukraina yang terkena sanksi, Vadym Yermolaiev, beserta pasangan dan anak laki-lakinya yang berusia 13 tahun.

Menurut keterangan Kejaksaan Agung Ukraina kepada BBC, Berezovska tiba di Ukraina pada 1 Juli setelah melarikan diri melalui Italia dan Jerman. Dua hari kemudian, ia dijemput dua tersangka di sebuah jalan tol di wilayah Kyiv menggunakan mobil.

"Korban melakukan perjalanan dalam jarak tertentu bersama mereka, setelah itu dia dibunuh," ungkap kantor Kejaksaan Agung Ukraina.

Pihak SBU mengungkapkan perwira intelijen militer yang ditangkap telah mengakui perbuatannya dan menyatakan pembunuhan tersebut dilakukan bersama seorang tersangka lain yang merupakan mantan penegak hukum. Keduanya kini didakwa atas pasal pembunuhan berencana yang dilakukan secara berkelompok.

Sebelum pembunuhan terjadi, kedua pria ini memang diselidiki sebagai kaki tangan potensial dalam serangan bom di Monako. Penyelidikan tersebut didasarkan pada temuan bahwa mereka berulang kali mentransfer dana ke rekening bank dan kripto milik Berezovska.

Dalam penggeledahan di rumah tersangka mantan penegak hukum, petugas menemukan ruang bawah tanah yang menyerupai ruang penyiksaan. Namun, Kejaksaan Agung menegaskan belum ada bukti ruangan itu digunakan dalam kasus Berezovska.

Di sisi lain, Wakil Jaksa Penuntut Monako, Morgan Raymond, menyebutkan Berezovska sempat menyamar sebagai seorang pria saat meletakkan bom. Interpol telah mengeluarkan Red Notice terhadap perempuan tersebut sebelum jenazahnya ditemukan.

Meskipun otoritas Monako tidak merilis identitas korban pengeboman, media lokal memastikan targetnya adalah Vadym Yermolaiev. Pria yang kini berkewarganegaraan Siprus tersebut merupakan pengembang real estat yang masuk dalam daftar orang terkaya di Ukraina, namun asetnya telah dibekukan oleh pemerintah Kyiv sejak 2023 karena bisnisnya di Crimea yang dicaplok Rusia. Pihak berwenang kini terus bekerja sama untuk mengidentifikasi tersangka lain yang terlibat dalam konspirasi pengeboman ini. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |