Bupati Tegal Kukuhkan 34 Atlet Disabilitas, Dua Berlaga di Level Dunia

6 hours ago 2
Bupati Tegal Kukuhkan 34 Atlet Disabilitas, Dua Berlaga di Level Dunia Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman.(Dok.Humas Pemkab Tegal)

DUA atlet disabilitas asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Banyu Tri Mulyo dan Giri Suseno, akan membela Indonesia di ajang internasional pada Oktober mendatang. Banyu Tri Mulyo tampil di Asian Para Games 2026 di Jepang, sedangkan Giri Suseno berlaga di CP Football World Cup 2026 di Amerika Serikat/AS.

Capaian tersebut mengemuka bersamaan dengan pengukuhan 34 atlet dan 26 pelatih serta ofisial National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Tegal oleh Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, Senin (3/08). Pengukuhan ini menandai persiapan akhir kontingen menuju Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) dan Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah 2026.

Untuk Peparpeda, Kabupaten Tegal mengirimkan 12 atlet didampingi 11 pelatih dan ofisial, yang akan bertanding di cabang atletik, tenis meja, dan renang. Sementara pada Peparprov, kontingen berjumlah 22 atlet dengan dukungan 15 pelatih dan ofisial, berlaga di cabang atletik, tenis meja, bulu tangkis, catur, dan cabang lainnya.

Wakil Ketua NPCI Kabupaten Tegal Roby Dias Ardilas menargetkan peringkat 25 besar se-Jawa Tengah pada Peparprov, naik dari peringkat 32 tahun lalu. Untuk Peparpeda, target yang dipatok minimal masuk 10 besar.

"Untuk Peparprov kami menargetkan masuk peringkat 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Tahun lalu kami berada di peringkat 32, sehingga tahun ini kami berharap bisa meningkat. Sedangkan untuk Peparpeda, target kami minimal masuk 10 besar," kata Roby.

Roby menjelaskan persiapan atlet dilakukan melalui program latihan berkesinambungan, termasuk sentralisasi dan pemusatan latihan tingkat provinsi untuk meningkatkan performa jelang pertandingan. 

DUKUNG DENGAN HIBAH
Pemerintah Kabupaten/Pemkab Tegal turut mendukung pembinaan tersebut melalui hibah senilai Rp100 juta kepada NPCI, yang dimanfaatkan untuk pembinaan prestasi atlet, pengiriman kontingen ke berbagai kejuaraan, pengembangan kapasitas pelatih dan ofisial serta pemenuhan sarana olahraga dan sekretariat.

Bupati Ischak menyampaikan apresiasi kepada NPCI, pelatih, ofisial, dan keluarga atlet atas kontribusinya dalam pembinaan olahraga disabilitas. Pengukuhan bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan tekad untuk tampil maksimal di arena pertandingan.

"Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. Di balik setiap keterbatasan selalu ada kelebihan. Tetap semangat, junjung tinggi sportivitas, dan harumkan nama Kabupaten Tegal," ujar Ischak.

Ischak ingin capaian atlet yang telah menembus level internasional dapat memotivasi atlet disabilitas lain di Kabupaten Tegal untuk terus berlatih dan percaya pada kemampuan diri sendiri.

Pengukuhan dihadiri Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Tegal, perwakilan RSUD dr. Soeselo Slawi, psikolog olahraga serta seluruh pelatih dan atlet kontingen NPCI Kabupaten Tegal. (E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |