BMKG Prediksi Jawa Barat Minim Hujan Lebat dalam Sepekan

1 day ago 4

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap fenomena El Nino berpotensi mengurangi curah hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jawa Barat, pada sepekan ini, 8-14 Juni 2026.

“Secara umum curah hujan di Jawa Barat cenderung menurun,” kata prakirawan cuaca dari Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, Diana Hertanti, dalam keterangannya, Ahad, 7 Juni 2026. Namun, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih dapat terjadi secara lokal, terutama pada sore hingga malam hari.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut prakiraan cuaca Stasiun Klimatologi BMKG Jawa Barat, pada Senin, 8 Juni, kondisi cuaca pukul 07.00–13.00 umumnya cerah dan berawan. Potensi hujan ringan pada skala lokal dan berdurasi singkat di wilayah Kabupaten Bogor, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, dan Pangandaran.

Adapun pukul 13.00–19.00 WIB kondisi cuaca cerah dan berawan  dengan potensi hujan ringan di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, Subang, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar.

Sementara pukul 19.00 – 01.00 WIB cuaca cerah berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Subang, Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, serta Ciamis.

Suhu udara diprakirakan berkisar 18–35 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan udara 40–95 persen. Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 5–40 kilometer per jam. Sementara potensi hujan kategori sedang hingga sangat lebat diprakirakan hanya di daerah Cianjur pada Ahad, sementara dari Senin sampai Sabtu nihil. 

Menurut pelaksana tugas Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Edi Wibowo, fenomena El Nino merupakan anomali suhu permukaan laut di Lautan Pasifik ekuator yang di atas normal atau anomali positif. Kategorinya ada El Nino lemah, menengah atau  moderat, dan kuat.

“Untuk musim kemarau wilayah Jawa Barat tahun ini diprediksi lebih panjang dengan sifat hujan di bawah normal,” katanya kepada Tempo, Senin, 8 Juni 2026. Puncak musim kemarau di Jawa Barat diprediksi atau berpotensi 90 persen terjadi pada Agustus.

Imbauan BMKG serta langkah mitigasi kepada masyarakat dalam menghadapi musim kemarau tahun ini untuk sektor pertanian, yaitu pemilihan varietas tanaman yang tahan kekeringan. Pada sektor pengairan, seperti pengisian waduk dan perbaikan irigasi, dan sektor kehutanan mengantisipasi dan memetakan daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |