Anak Sering Rewel dan GTM? Bisa Jadi Pencernaannya Sedang Bermasalah

2 days ago 4

CANTIKA.COMJakarta - Banyak orang tua mengira masalah pencernaan pada anak hanya sebatas sembelit, diare, atau sakit perut. Padahal, kesehatan saluran cerna ternyata memiliki pengaruh yang jauh lebih luas, termasuk terhadap suasana hati, kualitas tidur, hingga perkembangan otak anak.

Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A menjelaskan bahwa sistem pencernaan memiliki hubungan yang sangat erat dengan otak. Bahkan, keduanya dapat berkomunikasi secara langsung melalui jalur yang dikenal sebagai gut-brain axis atau hubungan usus dan otak.

"Ketika ada gangguan pada pencernaan, dampaknya tidak hanya dirasakan di perut. Anak bisa menjadi lebih rewel, mudah marah, sulit makan, hingga mengalami gangguan tidur," jelas dr. Miza dalam acara konferensi pers Digestion Expert Lab by Lactogrow di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026. 

Menurutnya, kondisi ini sering kali tidak disadari oleh orang tua. Anak yang tampak sehat, tetapi sering GTM (Gerakan Tutup Mulut), sulit tidur, atau mudah tantrum bisa jadi sedang mengalami ketidaknyamanan pada saluran cernanya.

Pencernaan Bermasalah Bisa Memengaruhi Perkembangan Anak

Gangguan pencernaan tidak hanya membuat anak merasa tidak nyaman. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi proses penyerapan nutrisi yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang.

Dr. Miza menjelaskan bahwa makanan yang berhasil masuk ke tubuh belum tentu seluruh gizinya dapat diserap secara optimal. Ketika terjadi gangguan pada saluran cerna, proses penyerapan nutrisi dapat terganggu sehingga kebutuhan tubuh anak tidak terpenuhi dengan baik.

Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal Azwir, Sp.A menjadi narasumber di konferensi pers Digestion Expert Lab by Lactogrow di Jakarta, Jumat, 5 Juni 2026/Foto: CANTIKA/Ecka Pramita

Akibatnya, orang tua mungkin melihat anak yang tampak makan cukup banyak, tetapi pertumbuhan atau perkembangannya tidak sesuai harapan. Kondisi ini bisa terjadi karena nutrisi yang masuk tidak terserap secara maksimal oleh tubuh.

Selain itu, anak yang mengalami gangguan pencernaan juga cenderung memiliki kualitas tidur yang kurang baik. Mereka lebih sering terbangun di malam hari, sulit tidur nyenyak, atau tampak tidak nyaman saat beristirahat. Padahal, tidur merupakan salah satu fase penting bagi pertumbuhan fisik maupun perkembangan otak anak.

Satu dari Lima Anak Mengalami Gangguan Pencernaan

Berdasarkan data yang dipaparkan dr. Miza, gangguan pencernaan pada anak bukanlah masalah yang jarang terjadi. Pada kelompok usia di bawah empat tahun, sekitar satu dari lima anak mengalami masalah pada saluran cernanya.

Gangguan tersebut dapat berupa keluhan yang jelas terlihat seperti muntah, diare, sembelit, atau nyeri perut. Namun ada pula gangguan yang lebih halus dan sering tidak disadari, seperti anak menjadi lebih pemilih saat makan, mudah rewel, atau mengalami penurunan kualitas tidur.

Karena itu, orang tua perlu menjadi pengamat pertama kondisi kesehatan anak di rumah. Perubahan perilaku yang tampak sederhana terkadang bisa menjadi sinyal adanya ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.

ECKA PRAMITA 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |