Amerika Serikat Hantam Puluhan Target Strategis Iran

2 weeks ago 17
Amerika Serikat Hantam Puluhan Target Strategis Iran Footage yang menunjukkan Amerika Serikat melalui Centcom melakukan serangkaian serangan ke wilayah Iran Bandar Abbas and Sirik seperti dilaporkan IRNA, media Iran.(Sosial media X)

KOMANDO Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melancarkan serangan besar-besaran ke sejumlah wilayah strategis di Iran, Selasa (7/7). Dalam operasi tersebut, militer AS mengeklaim telah menghantam lebih dari 80 sasaran menggunakan amunisi presisi.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di media sosial X, CENTCOM menjelaskan bahwa operasi itu dilakukan sebagai respons atas serangan terhadap kapal-kapal komersial yang melintas di Selat Hormuz.

"Pasukan AS menyerang sistem pertahanan udara Iran, jaringan komando dan kendali, situs radar pantai, kemampuan rudal anti-kapal, dan lebih dari 60 kapal kecil Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di dalam dan di dekat selat untuk melemahkan kemampuan Iran dalam melanjutkan serangan terhadap perdagangan internasional yang mengalir melalui koridor perdagangan internasional," demikian pernyataan CENTCOM dilansir Al Jazeera, Rabu (8/7).

Menurut CENTCOM, seluruh rangkaian operasi telah selesai dilaksanakan. Meski demikian, militer Amerika Serikat menyatakan tetap berada dalam kondisi siaga dan siap mengambil tindakan lanjutan apabila Iran dinilai melanggar kesepakatan damai yang telah disetujui kedua negara.

Sebelumnya, televisi pemerintah Iran melaporkan sejumlah ledakan terjadi pada Selasa malam di beberapa wilayah pesisir, termasuk Kota Sirik, Bandar Abbas, dan Pulau Qeshm. Ketiga lokasi tersebut berada di kawasan yang menghadap langsung ke Selat Hormuz.

Operasi militer Amerika Serikat berlangsung setelah tiga kapal komersial di Selat Hormuz menjadi sasaran serangan yang menurut CENTCOM dilakukan oleh Iran. Ketiga kapal dagang tersebut diketahui berbendera Kepulauan Marshall, Arab Saudi, dan Liberia.

Seorang pejabat Amerika Serikat menyebut insiden terhadap kapal-kapal tersebut sebagai pelanggaran berat terhadap nota kesepahaman (MoU) perdamaian yang ditandatangani Washington dan Teheran pada 17 Juni.

Selain menghantam Sirik, Bandar Abbas, dan Pulau Qeshm, laporan media Iran juga menyebut ledakan terjadi di Pulau Kharg. Wilayah ini memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama ekspor minyak mentah Iran, dengan sekitar 90 persen pengiriman minyak negara tersebut melalui pulau tersebut.

Pulau Qeshm juga dinilai memiliki arti penting bagi pertahanan Iran karena menjadi bagian dari sistem pertahanan Selat Hormuz. Sementara itu, Bandar Abbas dan Sirik merupakan lokasi yang digunakan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) untuk memantau aktivitas pelayaran dan pergerakan di jalur strategis tersebut. (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |