Sungai Seine(AFP)
PEMERINTAH kota Paris telah menginvestasikan dana yang sangat besar untuk membersihkan Sungai Seine agar dapat digunakan sebagai lokasi berenang publik dan ajang olahraga internasional. Namun, laporan pemantauan terbaru menunjukkan ikon kota Paris tersebut masih berstatus beracun di beberapa titik krusial, memicu kekhawatiran mendalam mengenai keselamatan kesehatan warga dan wisatawan.
Proyek ambisius pembersihan sungai ini awalnya dipuji sebagai langkah besar dalam pemulihan lingkungan perkotaan. Pemerintah setempat bahkan telah membangun infrastruktur penyimpanan air bawah tanah yang masif untuk mencegah limbah mentah meluap ke sungai saat terjadi hujan deras. Sayangnya, data kualitas air terbaru menunjukkan bahwa kadar bakteri berbahaya, seperti E. coli dan Enterococci, masih sering melonjak di luar batas aman yang ditetapkan untuk aktivitas berenang.
Para ahli lingkungan menjelaskan cuaca buruk dan curah hujan tinggi yang tidak biasa menjadi faktor utama yang merusak rencana pembersihan ini. Ketika hujan lebat mengguyur Paris, sistem pembuangan limbah kuno milik kota tersebut kewalahan, menyebabkan air limbah yang belum diolah mengalir langsung ke aliran Sungai Seine. Akibatnya, titik-titik yang semula direncanakan sebagai lokasi renang umum gratis kini justru dinilai membahayakan kesehatan jika nekat digunakan.
Paparan air yang terkontaminasi bakteri ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, mulai dari infeksi saluran pencernaan seperti gastroenteritis, hingga infeksi mata, telinga, dan kulit. Kondisi ini membuat otoritas kesehatan bersikap sangat hati-hati dan memperketat izin pembukaan area rekreasi air di sepanjang sungai.
Meskipun menghadapi kemunduran besar dan kritik dari publik yang meragukan efektivitas proyek bernilai miliaran euro ini, otoritas kota Paris tetap optimis. Mereka menegaskan bahwa pembersihan Sungai Seine adalah proyek jangka panjang yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola cuaca ekstrem.
"Tujuan kami tetap tidak berubah, yaitu mengembalikan Sungai Seine kepada masyarakat Paris sebagai ruang publik yang bersih dan aman," ujar perwakilan dari otoritas kota Paris dalam sebuah pernyataan resmi.
"Tantangan cuaca saat ini memang berat, tetapi kami terus menyempurnakan sistem pengelolaan air kami agar target kualitas air yang konsisten dapat segera tercapai dalam waktu dekat."
Untuk saat ini, warga lokal dan turis diimbau untuk mematuhi papan larangan dan memeriksa pembaruan kualitas air secara berkala sebelum memutuskan untuk beraktivitas di sekitar sungai. Pemerintah kota berjanji akan terus melakukan pengujian harian yang transparan guna memastikan keamanan publik tetap menjadi prioritas utama di atas ambisi estetika kota. (CNN/Z-2)

















































