Alwi Farhan Incar Gelar Super 750 Pertama di Japan Open 2026

2 weeks ago 12
Alwi Farhan Incar Gelar Super 750 Pertama di Japan Open 2026 Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mengembalikan kok ke arah lawan tandingnya Lakshya Sen dari India pada babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).(Antara)

TUNGGAL putra Indonesia, Alwi Farhan, mengusung ambisi besar untuk merengkuh gelar BWF World Tour Super 750 pertamanya dalam ajang Japan Open 2026. Turnamen bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Tokyo, Jepang, pada 14-19 Juli mendatang.

Pemain berusia 21 tahun ini mengakui bahwa level Super 750 menjadi tantangan baru yang sangat ingin ia taklukkan. Meski memiliki ambisi besar, Alwi tetap berusaha menjaga fokus agar tidak terbebani oleh target juara.

"Pastinya, saya belum pernah mendapatkan gelar 750. Saya masih sangat berambisi dan berburu gelar 750. Tapi setiap babak juga memiliki tantangan sendiri-sendiri, jadi saya harus fokus dulu game by game," ujar Alwi saat ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Rabu (8/7).

Alwi menatap Japan Open dengan kepercayaan diri tinggi setelah sebelumnya sukses menjuarai turnamen level Super 500, Australian Open 2026. Namun, ia tidak menampik bahwa jadwal padat sempat memengaruhi kondisi fisiknya.

Ia mengungkapkan sempat mengalami penurunan kondisi dan rasa lelah (fatigue) setelah kembali dari Australia. Kendati demikian, Alwi memastikan proses pemulihannya berjalan positif menjelang keberangkatan ke Tokyo dan China Open.

"Alhamdulillah, persiapannya cukup baik. Memang ada beberapa kondisi yang dari kemarin habis dari Australia juga sempat sakit, mungkin karena kecapekan juga. Ada masih fatigue-fatigue di bagian tertentu, tapi progresnya cukup baik dan saya rasa saya siap," imbuhnya.

Langkah awal Alwi di Japan Open dipastikan tidak mudah. Berdasarkan hasil undian, ia akan langsung berhadapan dengan wakil tuan rumah yang juga pemain senior, Kenta Nishimoto. Secara rekor pertemuan, Alwi belum pernah menang dalam dua laga sebelumnya melawan Nishimoto.

Meski memiliki catatan minor, Alwi merasa dirinya saat ini sudah jauh lebih matang dibandingkan pertemuan tahun lalu. Ia menekankan pentingnya mentalitas bertanding saat menghadapi pemain-pemain elite dunia.

"Saya rasa Alwi sekarang yang berbeda daripada tahun lalu. Jadi saya akan mempersiapkan diri saya dan kasih performa terbaik," tegasnya. Ia menambahkan bahwa perkembangan terbesarnya saat ini terletak pada ketenangan dan pengalaman menghadapi berbagai karakter lawan di level senior.

Mentalitas Tanpa Kompromi

Menghadapi para pemain senior, Alwi menegaskan tidak ingin merasa inferior. Ia tetap menaruh rasa hormat kepada lawan, namun di dalam lapangan, ia hanya fokus pada kemenangan.

"Bukan berarti nggak respek, cuma jangan terlalu menghargai lawan sedemikian rupa karena saya harus menempatkan diri saya bahwa saya bisa melawan mereka juga. Ketika sudah di lapangan, senior atau junior, semuanya ingin memiliki kemenangan yang sama," pungkas Alwi.

Japan Open 2026 akan menjadi panggung pembuktian konsistensi Alwi Farhan di level elite dunia setelah keberhasilannya di Australia. Ia berkomitmen untuk tampil all out demi membawa pulang gelar perdana di level Super 750. (Ant/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |