Zona Merah Naik ke Layar Lebar, Siap Tampil Lebih Gelap dan Intens

7 hours ago 2

CANTIKA.COM, Jakarta - Kesuksesan versi series membuka jalan baru bagi Zona Merah untuk melangkah ke level berikutnya. Rumah produksi Screenplay Films resmi mengumumkan serial Zona Merah akan diadaptasi menjadi film layar lebar, dengan proses syuting yang dijadwalkan berlangsung mulai April hingga Mei 2026. Tak sekadar berpindah format, proyek ini hadir dengan skala produksi yang lebih besar, visual yang lebih sinematik, serta intensitas cerita yang ditingkatkan secara signifikan.

Film Zona Merah akan digarap dua sineas yang sudah tidak asing di genre action dan horor, yakni Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa. Sidharta kembali hadir menulis skenario, sementara Fajar memimpin proses pengembangan cerita, memastikan transisi dari series ke film terasa lebih matang dan terarah.

Para Bintang

Deretan aktor dan aktris yang bintangi film Zona Merah. Foto: Screenplay Films

Dari jajaran pemain, film ini tetap mempertahankan sejumlah karakter yang telah dikenal penonton. Deretan aktor seperti Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore, Devano Danendra, dan Lukman Sardi dipastikan kembali melanjutkan peran mereka. Sementara itu, deretan wajah baru seperti Luna Maya, Bryan Domani, Shindy Huang, Myesha Lin, dan Derby Romero akan membawa dinamika segar ke dalam semesta cerita.

Menariknya, Luna Maya tidak hanya hadir sebagai pemain, tetapi juga mengambil peran sebagai Eksekutif Produser, yang mana keterlibatan ini pun menandai langkahnya dalam memperluas kontribusi kreatif di balik layar.

Versi Layar Lebar

Bicara soal versi layar lebar, film Zona Merah menjanjikan pengalaman yang lebih imersif dengan dunia cerita yang semakin luas, gelap, dan brutal. Konflik akan berkembang lebih kompleks, eksplorasi karakter menjadi lebih dalam, dan atmosfer chaos semakin terasa ketika manusia harus bertahan hidup di tengah ancaman para mayat hidup. Dengan stakes yang lebih tinggi, film ini diharapkan mampu menghadirkan ketegangan yang lebih intens dibandingkan versi series-nya.

“Zona Merah memiliki fondasi dunia dan cerita yang sangat kuat sejak versi series. Di film ini, kami ingin membawa semuanya ke level berikutnya, baik dari sisi emosi, skala konflik, maupun pengalaman visual. Kami ingin membuat penonton merasa tidak aman di kursi bioskop, lebih tegang, lebih gelap, dan lebih brutal dari yang pernah kami buat sebelumnya,” ujar Sidharta Tata.

Senada dengan itu, Luna Maya juga menyoroti potensi besar proyek ini dari sisi industri. “Sebagai eksekutif produser, saya melihat Zona Merah memiliki potensi besar, tidak hanya secara kreatif tetapi juga dari sisi positioning di industri. Ini adalah langkah penting untuk membawa IP lokal ke level yang lebih tinggi, baik dari skala produksi maupun jangkauan audiens,” ungkapnya. Dengan ambisi produksi yang lebih besar dan pendekatan storytelling yang lebih berani, Zona Merah kini bersiap menjadi salah satu film genre yang dinanti.

Pilihan Editor: Perankan Maui di Live-Action Moana, Dwayne Johnson Jalani Makeup 2,5 Jam sampai Pakai Kostum 18 Kg

LANNY KUSUMASTUTI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |