Universitas Kristen Maranatha Bangun Pusat Riset Moringa, Daun Kelor untuk Ketahanan Pangan

1 week ago 10
Universitas Kristen Maranatha Bangun Pusat Riset Moringa, Daun Kelor untuk Ketahanan Pangan Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Moringa UKM Theresia Monica Rahardjo memaparkan manfaat daun kelor bagi kesehatan dan pertumbuhan anak.(ISTIMEWA)

PENGEMBANGAN pusat riset moringa atau daun kelor terus didorong melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan komunitas.

Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan inovasi berbasis penelitian yang tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Salah satu dukungan datang dari Universitas Kristen Maranatha (UKM) Bandung. Sekretaris Umum UKM Pan Lindawaty Suherman Sewu sebagai perwakilan Rektorat, menyatakan UKM mendukung penuh penelitian dan pengembangan riset moringa sebagai bagian dari inovasi dan pengabdian kepada masyarakat.

"Kami sangat mendukung pusat riset ini. Kami akan mengembangkan pusat moringa ini untuk menghasilkan riset inovatif dan pengabdian dengan memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan komunitas," ujarnya.

Selain memperkuat kerja sama lintas sektor, pihaknya juga menyiapkan berbagai fasilitas laboratorium untuk menunjang penelitian bersama dalam mengembangkan produk-produk inovatif berbasis moringa.

Tidak hanya itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian melalui pertukaran pengetahuan, transfer teknologi, serta perluasan jejaring kerja sama, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Pihak pengelola Pusat Moringa telah menjalin komunikasi dengan sejumlah mitra dari Australia, Singapura, dan Jerman untuk membuka peluang dukungan pendanaan maupun penyediaan fasilitas dan peralatan penelitian.

Menurut Lindawaty, hasil penelitian moringa perlu diarahkan pada proses hilirisasi agar dapat menghasilkan produk yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan nasional.


MENGENDALIKAN KADAR GULA DARAH


Sementara itu, Ketua Pusat Penelitian dan Pengembangan Moringa UKM  Theresia Monica Rahardjo menjelaskan bahwa Moringa oleifera atau daun kelor dikenal sebagai miracle tree karena memiliki kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan.

Salah satu manfaat yang saat ini menjadi fokus penelitian adalah kemampuannya dalam membantu mengendalikan kadar gula darah.

"Hasil penelitian sejauh ini sangat menjanjikan. Namun, masih diperlukan penelitian dengan jumlah sampel yang lebih besar untuk memvalidasi hasil penelitian sebelumnya," tandas Monica.

Inisiator Gerakan Satu Keluarga Satu Pohon Kelor ini juga menjelaskan, sejumlah penelitian menunjukkan moringa memiliki komponen dengan aktivitas biologis yang menyerupai kerja insulin, sehingga berpotensi membantu penderita diabetes sebagai pendamping terapi medis. Penggunaan daun kelor berperan sebagai suplemen dan tidak dapat menggantikan pengobatan yang diresepkan dokter.

Selain itu, kandungan vitamin, mineral, protein, serta antioksidan yang tinggi pada daun kelor dinilai mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, termasuk sebagai salah satu sumber nutrisi bagi kelompok rentan stunting.

Menurut dr. Monica, tanaman kelor juga memiliki keunggulan karena mudah tumbuh di wilayah tropis yang kering, sehingga berpotensi mendukung program ketahanan pangan nasional.

"Untuk masyarakat yang sehat, daun kelor juga baik dikonsumsi sebagai suplemen guna membantu menjaga daya tahan tubuh, tentunya sesuai dosis yang dianjurkan," ujarnya.


PERHATIKAN CARA MEMASAK


Sementara itu, Dosen Bioteknologi UKM, Adelina Khristiani Rahayu, mengatakan penelitian yang dilakukan timnya memanfaatkan teknologi kultur sel, yang memungkinkan mengamati sel manusia sebelum dan sesudah mengonsumsi daun kelor.

Menurut dia, daun kelor muda memiliki kandungan senyawa aktif yang lebih tinggi sehingga berpotensi memberikan manfaat yang lebih besar dibandingkan daun yang sudah tua.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memasak daun kelor menggunakan suhu yang terlalu tinggi karena dapat merusak kandungan zat aktif di dalamnya.

"Daun kelor sangat baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi manusia. Namun, pengolahannya perlu diperhatikan agar senyawa aktifnya tetap terjaga," tambah Adelina.

Melalui kolaborasi riset yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, pengembangan moringa diharapkan mampu menghasilkan inovasi produk kesehatan, pangan, maupun suplemen berbasis sumber daya lokal yang memiliki daya saing serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |