AC Milan bermain imbang 2-2 melawan Celtic di laga pramusim. Ruben Amorim menyoroti penguasaan bola dan kontrol permainan yang masih perlu ditingkatkan.(AFP)
PELATIH AC Milan, Ruben Amorim menekankan pentingnya penguasaan bola dan kontrol permainan yang lebih baik setelah timnya bermain imbang 2-2 melawan Celtic dalam laga pramusim di Celtic Park pada Sabtu (25/7).
Amorim menilai skuad Rossoneri masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya mengasimilasi ide taktik baru tersebut.
Dalam pertandingan itu, Milan sempat tertinggal dua gol di babak pertama akibat gol Jhon Duran dan James Forrest yang memanfaatkan kesalahan penguasaan bola dari Strahinja Pavlovic serta Samuele Ricci.
Namun, keputusan Amorim memasukkan Francesco Camarda di babak kedua berbuah manis. Penyerang muda Italia tersebut langsung mencetak dua gol melalui penalti dan sundulan dari umpan silang Samuel Chukwueze untuk menyelamatkan Milan dari kekalahan.
Seusai laga, Amorim menegaskan fokus teknis dan taktis yang sedang ia tanamkan kepada anak-anak asuhnya. Meskipun ia memaklumi adanya beberapa kesalahan di lapangan yang berujung kebobolan.
"Ide ini belum berasimilasi di dalam tim, tetapi itu ada di sana. Permainan perlu dikendalikan lebih baik dengan penguasaan bola. Terkadang butuh waktu lama untuk sampai ke ujung yang lain, tetapi itu butuh sedikit waktu," ujar Amorim dikutip dari Sempre Milan.
Pelatih asal Portugal tersebut juga mengapresiasi komitmen dan kerja keras yang ditunjukkan oleh skuadnya, terutama para pemain muda, selama dua pekan pertama sesi latihan pramusim ini.
"Kami seharusnya tampil lebih baik pada saat-saat tertentu, ketika kami kebobolan, tetapi itu normal setelah dua minggu latihan," tambahnya.
Selain membahas skema permainan, Amorim juga memberikan pembaruan mengenai kondisi bek Mario Gila yang sempat mengalami masalah fisik di tengah pertandingan. Ia memastikan cedera sang pemain tidak terlalu mengkhawatirkan.
"Gila merasakan sesuatu, tetapi saya tidak berpikir itu sesuatu yang serius. Saya berharap dan berpikir dia akan segera pulih," pungkas Amorim. (Z-2)

















































