Fajar/Fikri Melaju ke Final China Open 2026, Ini Kiatnya

1 hour ago 1
Fajar/Fikri Melaju ke Final China Open 2026, Ini Kiatnya Fajar/Fikri.(X/@inabadminton)

GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri mengatakan rasa saling percaya menjadi kunci keberhasilan mereka melaju ke final BWF World Tour Super 1000 China Open 2026 di Changzhou, Tiongkok, Sabtu (257).

Unggulan kedua tersebut menyingkirkan pasangan tuan rumah Liang Wei Keng/Wang Chang melalui pertandingan ketat tiga gim dengan skor 21-19, 14-21, 21-19 pada semifinal.

“Kembali ke final China Open dan final kedua selama dua minggu berturut-turut ini berkat saling percaya. Saya percaya Fikri, begitupun sebaliknya. Kami juga selalu percaya dengan semua yang ada di dalam tim,” kata Fajar dalam keterangan resmi PP PBSI setelah laga.

Fajar/Fikri harus menghadapi tekanan besar dari Liang/Wang yang tampil di hadapan pendukung sendiri. Setelah memenangi gim pertama, pasangan Indonesia kehilangan gim kedua sehingga pertandingan harus ditentukan melalui gim ketiga.

Fajar/Fikri sempat memimpin 13-8 selepas interval gim penentuan. Namun, kondisi lapangan yang tidak menguntungkan membuat Liang/Wang mampu bangkit dan memangkas ketertinggalan.

“Di gim ketiga setelah interval kami sudah unggul 13-8 tapi karena posisi lapangannya kalah angin, jadi kami merasakan tekanan yang sangat berat, mau defense atau melakukan serangan berat banget. Akhirnya mereka bisa bangkit dan mengejar,” ujar Fajar. “Setelah poin mepet, kami coba tidak mau kalah. Kami terus berusaha, satu demi satu dan bisa,” ujarnya melanjutkan.

Fikri menyebut permainan Liang/Wang jauh berbeda dibandingkan pertemuan terakhir kedua pasangan pada Singapore Open. Dukungan publik tuan rumah membuat unggulan keempat itu tampil lebih gigih meski dalam posisi tertinggal. “Di sini, di depan publik sendiri mereka punya fighting spirit yang luar biasa. Ketinggalan berapapun mereka selalu berusaha,” kata Fikri.

Fikri mengakui beberapa kesalahan yang dilakukannya sempat membuat momentum pertandingan beralih kepada lawan. Namun, Fajar/Fikri mampu kembali memegang kendali pada poin-poin penentuan. “Tadi juga saya sendiri banyak melakukan kesalahan sehingga momentum berpindah ke mereka tapi alhamdulillah di poin-poin kritis kami bisa unggul,” ujar Fikri.

Keberhasilan tersebut membawa Fajar/Fikri mencapai final dalam dua turnamen secara beruntun setelah sebelumnya tampil pada partai puncak Japan Open 2026. Selain itu juga selangkah lagi untuk bisa mempertahankan gelar di China Open 2026. (Ant/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |