Petenis Italia Jannik Sinner(AFP/Glyn KIRK)
PETENIS nomor satu dunia asal Italia, Jannik Sinner, melayangkan pujian berkelas kepada Novak Djokovic setelah menyudahi perlawanan legenda hidup tersebut di babak semifinal Wimbledon 2026. Sinner sukses mengamankan tiket ke partai puncak setelah tampil dominan di atas lapangan rumput.
Bermain di Centre Court pada Jumat (10/7) waktu setempat, Sinner menyudahi perlawanan Djokovic lewat kemenangan tiga set langsung dengan skor kembar 6-4, 6-4, 6-4.
Kemenangan itu mengantarkan petenis nomor satu dunia tersebut ke final menghadapi juara Prancis Terbuka, Alexander Zverev. Hasil itu sekaligus membalas kekalahan Sinner dari Djokovic pada semifinal Australia Terbuka Januari lalu.
Sementara itu, Djokovic kembali gagal mewujudkan ambisinya meraih gelar tunggal Grand Slam ke-25 yang akan memecahkan rekor Margaret Court. Meski demikian, juara Wimbledon tujuh kali itu menegaskan masih ingin kembali tampil di turnamen tersebut.
Seusai pertandingan, Sinner menegaskan bahwa Djokovic akan selalu menjadi tolok ukur tertinggi bagi para petenis di seluruh dunia, baik dari segi ketahanan fisik maupun mental.
"Dia adalah inspirasi sejati bagi kami semua, juga bagi generasi muda, tentang bagaimana pola pikir yang baik dapat memberi pengaruh besar bagi tubuh dan pikiran," kata Sinner dikutip dari AFP.
Menghadapi Zverev di final, Sinner mengakui lawannya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai Roland Garros.
"Dia memenangi Grand Slam di Paris dan itu memberinya kepercayaan diri yang besar. Kita bisa melihat level permainan yang dia tampilkan di sini," ujar Sinner.
"Saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Namun, pertandingan ini pasti akan sangat berat," imbuhnya. (P-4)

















































