Laga semifinal U-18 antara Akademi Persib melawan Putri JP Jakarta.(Dok. Soccer League All-Star)
AKADEMI Persib Bandung keluar sebagai pemenang dalam duel sarat gengsi melawan Putri JP Jakarta pada semifinal putaran nasional Hydroplus Soccer League All-Stars 2025-2026 kategori U-18 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (11/7). Kemenangan dramatis 2-1 membawa wakil Bandung itu melangkah ke partai final.
Pertemuan juara regional Bandung dan Jakarta tersebut berlangsung ketat sejak awal. Akademi Persib membuka keunggulan melalui Auliah Arifah pada babak pertama. Putri JP Jakarta membalas lewat Mentari Putri Hayfa Ramadhani di paruh kedua.
Ketika laga seolah akan berlanjut ke adu penalti, Auliah kembali muncul sebagai pembeda dengan gol keduanya di menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan tim Bandung.
Pelatih Akademi Persib, Dian Nadia Mutiara, mengakui pertandingan melawan wakil Jakarta memiliki nilai rivalitas tersendiri. Nama besar Persib yang dibawa para pemain membuat duel tersebut sarat gengsi meski tetap berlangsung sportif.
"Kalau gengsi pasti ada. Pemain mengemban nama besar Persib meskipun mereka di akademi. Ketemu tim dari Jakarta tentu tidak mau kalah. Duel satu lawan satu tadi berlangsung sengit tetapi tetap sportif," kata Dian.
Menurut Dian, kemenangan diraih berkat kemampuan anak asuhnya menjaga ritme permainan. Dia sengaja meminta para pemain tidak terpancing tempo cepat yang dimainkan JP Jakarta mengingat waktu pemulihan lebih singkat.
"JP Jakarta tim yang bagus, kuat bertahan dan menyerang. Tapi alhamdulillah pemain mengikuti instruksi untuk bermain lebih sabar dan tidak mengikuti tempo lawan. Kami mengatur tempo sendiri supaya tenaga lebih efisien dan peluang sekecil apa pun bisa dimaksimalkan," katanya.
"Saya hanya bisa memotivasi pemain dengan sisa-sisa tenaga yang ada. Recovery memang sangat minim karena kami baru bermain sehari sebelumnya, ditambah cuaca panas," tuturnya.
Penyerang Akademi Persib, Nasywa Salsabila Fatah, menyebut kemenangan merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang mampu menjaga konsentrasi hingga akhir laga. Nasywa, yang tahun lalu membela timnas putri Indonesia U-16, itu menyatakan target berikutnya ialah juara.
"Kami saling menyerang dan saling melakukan counter. Alhamdulillah bisa mengontrol tempo permainan seperti arahan coach Dian. Kemenangan ini hasil kerja keras semua pemain jadi kami main habis-habisan karena kami memang ingin juara," ucap Nasywa. (Z-10)

















































