Teknologi Motor Listrik Adventure Mulai Merambah Segmen Dual-Purpose

5 hours ago 1
Teknologi Motor Listrik Adventure Mulai Merambah Segmen Dual-Purpose Motor listrik adventur di GIIAS 2026.(Dok. MI)

Sebuah motor listrik berformat dual-purpose yang sebelumnya diperkenalkan sebagai prototipe pada GIIAS 2025 kembali muncul dalam versi produksi di GIIAS 2026 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang. Unit tersebut turut disediakan untuk pengujian singkat di area test ride pameran, meski dalam ruang terbatas sehingga tidak seluruh aspek performa dapat diuji secara menyeluruh.

Selain dipamerkan, unit juga disediakan untuk pengujian di area test ride. Uji singkat tersebut memberikan gambaran awal terkait posisi berkendara, respons akselerasi, karakter pengendalian, serta kerja suspensi, meski dalam ruang terbatas sehingga tidak seluruh aspek performa dapat dievaluasi secara menyeluruh.

Secara desain, NOMAD mengusung pendekatan motor dual-purpose dengan posisi duduk tegak, struktur rangka terbuka, serta elemen yang dirancang untuk penggunaan di jalan aspal maupun permukaan tidak rata.

Perancangnya, Nafi Nugraha, menyebut konsep ini dikembangkan untuk menjawab kebutuhan mobilitas yang beragam.

Dia menjelaskan bahwa konsep NOMAD dipilih sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia yang beragam. Menurutnya, NOMAD hadir sebagai sepeda motor listrik lokal yang menawarkan desain futuristik dan performa dinamis.

"Motor ini dirancang tidak hanya untuk pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan stylish dan tangguh, tetapi juga bagi mereka yang gemar berpetualang-atau bahkan sekadar melewati genangan banjir perkotaan sekalipun," ujar Nafi, Rabu (5/8).

Ergonomi dan Impresi Awal

Saat pertama kali diduduki, bobot sekitar 170 kilogram terasa cukup signifikan, namun distribusi massanya terasa terkonsentrasi di bagian tengah bawah. Hal ini dipengaruhi oleh penempatan baterai lithium 72V 95Ah yang digunakan sebagai sumber daya utama.

Posisi berkendara dibuat tegak sehingga memberikan visibilitas ke depan yang luas. Konfigurasi ini umum digunakan pada motor kategori adventure karena mendukung kontrol baik saat duduk maupun berdiri di atas footpeg.

Respons Akselerasi dan Pengendalian

Saat tuas akselerator diputar dari posisi diam, motor menunjukkan respons instan khas kendaraan listrik. Tenaga dari motor listrik 11 kW terasa langsung tersedia, dengan karakter penyaluran yang relatif halus dan mudah diprediksi pada kecepatan rendah.

Namun, keterbatasan area uji di pameran membuat pengujian tidak dapat mencapai kecepatan tinggi, termasuk klaim kecepatan maksimum 200 km/jam yang disebutkan oleh produsen.

Manuver di kecepatan rendah hingga menengah menunjukkan motor masih cukup stabil untuk penggunaan di area perkotaan maupun simulasi jalur ringan.

Suspensi dan Karakter Jalan

Pada simulasi lintasan bergelombang dan tikungan di area test ride, suspensi mampu meredam permukaan tidak rata dengan cukup baik. Tidak terlihat gejala hentakan keras pada pengujian singkat tersebut, meski evaluasi lebih lanjut tetap diperlukan untuk kondisi jalan ekstrem.

Pengujian ini belum mencakup kondisi off-road sebenarnya, perjalanan jarak jauh, maupun penggunaan dengan beban penuh.

Produsen menyebut motor ini memiliki kecepatan maksimum hingga 200 km/jam. Namun, angka tersebut belum dapat diverifikasi dalam pengujian di area pameran.

Informasi lain seperti jarak tempuh, waktu pengisian daya, sistem manajemen baterai, serta ketahanan terhadap air belum dijelaskan secara rinci dalam sesi ini.

Harga dan Informasi Pasar

Kupprum menyebut harga normal NOMAD sebesar Rp85 juta on the road Jakarta. Informasi terkait jadwal distribusi, status homologasi, garansi baterai, jaringan layanan, serta ketersediaan suku cadang masih menjadi bagian penting untuk menilai kesiapan produk di pasar. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |