Teddy soal Reshuffle Kabinet: Nanti Presiden Cerita

5 hours ago 3

SEKRETARIS Kabinet Letnan Kolonel Teddy Indra Wijaya irit bicara ihwal isu reshuffle alias perombakan Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Teddy tidak membenarkan maupun membantah ketika ditanya apakah ada rencana reshuffle dalam waktu dekat.

Dia hanya meminta publik menantikan kabar resmi pengocokan ulang jajaran pembantu Presiden tersebut. “Tunggu saja,” tutur Teddy singkat, di Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.

Teddy pun kembali ditanya apakah perombakan kabinet bakal dilakukan pada April 2026, namun dia enggan menjawab dengan lugas. Ia hanya menyebut bahwa Presiden Prabowo yang bakal menjelaskan. “Nanti Bapak Presiden yang menceritakan,” ujarnya.

Isu reshuffle berhembus beberapa kali sejak awal tahun ini. Pada penghujung Januari 2026 lalu, rumor itu menggelinding setelah keponakan Prabowo, Thomas Djiwandono, didapuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Penunjukan Thomas secara otomatis membuat kursi Wakil Menteri Keuangan yang sebelumnya diduduki kosong.

Kabar itu terbukti benar ketika Presiden Prabowo melantik mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Juda Agung, untuk mengisi jabatan tersebut. Thomas dan Juda bertukar posisi.

Kemudian, kabar pencocokan ulang kabinet juga beredar manakala keponakan Prabowo yang lain, yakni Budisatrio Djiwandono, disebut bakal bergabung ke kabinet oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Utut Adianto. Pernyataan itu disampaikan Utut dalam rapat kerja bersama Kementerian Pertahanan dan TNI pada Senin, 26 Januari.

Adapun menjelang Ramadan 1447 Hijriah atau pada Februari lalu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan tidak ada rencana perombakan kabinet. Menurut Prasetyo, isu reshuffle itu sudah dia bantah berulang kali. "Enggak ada reshuffle," kata politikus Partai Gerindra itu di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat pada Selasa, 10 Februari 2026.

Prasetyo menyebutkan saat itu pemerintah berfokus memastikan agar kegiatan sepanjang Ramadan hingga Lebaran berjalan lancar. Ketika itu, dia juga mengatakan pemerintah sedang berupaya meringankan beban ekonomi masyarakat di bulan Ramadan dan Lebaran, khususnya masyarakat miskin dan miskin ekstrem.

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |