Poster film Leave No One Behind(Instagram @stevewardi)
DUNIA Mixed Martial Arts (MMA) Indonesia resmi melepas salah satu putra terbaiknya. Suwardi, petarung yang ikonik dengan julukan 'Becak Lawu', memutuskan untuk mengakhiri karier profesionalnya di arena laga.
Mantan juara kelas terbang (flyweight) One Pride MMA ini kini memilih jalan baru untuk tetap berkontribusi bagi bela diri Indonesia melalui layar lebar.
Keputusan pensiun ini bukan berarti Suwardi berhenti berjuang. Sebaliknya, ia merasa memiliki misi yang lebih besar untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya Pencak Silat, ke kancah internasional melalui medium film aksi.
"Selama ini saya bertarung di sangkar besi untuk diri saya sendiri. Sekarang saya ingin bertarung untuk sesuatu yang lebih besar, mengangkat Pencak Silat, khususnya PSHT, supaya dikenal bukan hanya sebagai warisan budaya, tapi sebagai seni bela diri yang benar-benar efektif dan bisa berdiri sejajar dengan disiplin tarung dunia," ujar Suwardi dalam keterangan pers, Senin (13/7/2026).
Membawa Jiwa Silat ke Layar Lebar
Sepanjang kariernya, Suwardi dikenal sebagai petarung yang mematikan di bawah, terutama dengan teknik leg lock yang menjadi momok bagi lawan-lawannya. Keahliannya tersebut merupakan hasil perpaduan antara fondasi kuat Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ), dan Muaythai.
Kini, pengalaman bertahun-tahun di dalam oktagon tersebut ia tuangkan dalam produksi film terbaru bersama rumah produksi IDM Film. Dalam proyek ini, Suwardi memegang peran ganda, yakni sebagai aktor sekaligus penata laga (action director).
"Saya belajar Jiu-Jitsu, saya belajar Muaythai, tapi fondasi saya tetap silat. Dari situ saya kembangkan gaya bertarung yang menggabungkan semuanya — silat sebagai jiwa, MMA sebagai wadahnya. Teknik ini lahir dari tanah kita sendiri," jelasnya.
Profil Singkat Karier Suwardi 'Becak Lawu'
| Nama Panggung | Becak Lawu |
| Disiplin Utama | Pencak Silat (PSHT), BJJ, Muaythai |
| Prestasi Utama | Pemegang Dua Sabuk Abadi One Pride MMA (Flyweight) |
| Spesialisasi | Submission (Leg Lock) |
| Status Terkini | Pensiun (Juli 2026) |
Film Leave No One Behind
Proyek perdana Suwardi pascapensiun berjudul Leave No One Behind (LNOB). Film ini tidak hanya menonjolkan aksi baku hantam, tetapi juga membawa pesan moral tentang keberanian, tanggung jawab, dan kesetiaan.
Suwardi menegaskan bahwa ia merancang sendiri koreografi laga dalam film ini agar tetap terlihat realistis. Ia ingin penonton merasakan intensitas pertarungan yang sebenarnya, sebagaimana yang ia rasakan saat masih aktif di arena MMA.
"Filmnya soal keberanian dan tanggung jawab, tentang tidak meninggalkan siapa pun di belakang. Saya bermain sebagai orang yang harus memilih antara rasa takut dan kewajiban. Banyak adegan tarung di dalamnya saya rancang sendiri, dan semuanya pakai teknik yang selama ini saya latih," tuturnya.
Film Leave No One Behind dijadwalkan akan tayang serentak di jaringan bioskop Cinema XXI mulai 23 Juli 2026. Bagi Suwardi, ini adalah langkah awal dari perjuangan barunya untuk memastikan seni bela diri Indonesia tetap lestari dan relevan bagi generasi muda. (Z-1)

















































