Marc Marquez(Antara)
Pembalap Lenovo Ducati Marc Marquez buka suara terkait insiden yang menimpa Marco Bezzecchi hingga memaksanya menjalani operasi dan absen di GP Sachsenring. Marquez menyoroti masalah teknis pada area run-off sirkuit yang dinilai menjadi penyebab cedera beberapa pembalap.
“Ada perbedaan ketinggian (step) antara lintasan dan area run-off. Karena hal itu, saya cedera di Indonesia, Aldeguer di Assen, dan Marco hari ini. Ini masalah yang sama dan kami berharap mereka memperbaikinya di masa depan karena ini sudah tahun 2026,” tegas Marquez.
Terkait komentar netizen yang menyebut cedera Bezzecchi sebagai karma atas insiden di Indonesia tahun lalu, Marquez dengan tegas membantahnya. Menurut Marquez, karma tidak ada.
“Karma itu tidak ada. Saya sudah dicap mendapat karma sejak 2015 tapi saya tetap memenangi lima gelar juara dunia sejak saat itu. Semua pembalap mengambil risiko dan saya mendoakan yang terbaik untuk Marco,” ujar pembalap asal Spanyol itu.
Persaingan Gelar Juara
Saat ini, Marc Marquez tertinggal 32 poin dari Jorge Martin di klasemen sementara. Namun, ia tetap tenang mengingat musim baru berjalan setengah jalan. Ia juga meyakini bahwa balapan utama besok akan kembali menjadi panggung bagi dominasi Ducati.
“Besok akan menjadi hari bagi Ducati—harus begitu, sama seperti saat Aprilia mendominasi di Assen. Ducati adalah motor terbaik untuk seluruh 22 seri Grand Prix. Terkadang saya tidak bisa memaksimalkannya, tetapi motor ini bekerja dengan sangat baik,” pungkasnya. (E-3)



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)














