Paolo Maldini(AFP)
Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk legenda AC Milan dan tim nasional Italia, Paolo Maldini, sebagai direktur teknik yang baru. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya besar membenahi skuat Gli Azzurri setelah kegagalan tragis lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
"Presiden (FIGC) Giovanni Malago dengan senang hati mengumumkan bahwa Paolo Maldini telah menerima posisi sebagai Direktur Teknik," bunyi pernyataan resmi FIGC melalui media sosial pada Minggu (12/7).
Maldini, yang kini berusia 58 tahun, dikenal sebagai salah satu bek terbaik dalam sejarah sepak bola dunia. Selama karier profesionalnya, ia mencatatkan 126 penampilan bersama timnas Italia dan hanya membela satu klub, AC Milan, dengan raihan tujuh gelar Serie A. Sebelum bergabung dengan federasi, Maldini sempat menjabat sebagai direktur teknik AC Milan selama empat tahun.
Selain Maldini, FIGC juga mengumumkan bergabungnya Leonardo, mantan rekan setim Maldini di Milan, yang akan mengemban peran sebagai penasihat. Laporan media Italia menyebutkan bahwa Maldini telah menandatangani kontrak jangka panjang yang berlaku hingga tahun 2028.
Penunjukan ini merupakan kebijakan besar pertama di bawah kepemimpinan Giovanni Malago, yang terpilih sebagai Presiden FIGC bulan lalu. Malago, yang sebelumnya memimpin panitia penyelenggara Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026, menggantikan Gabriele Gravina. Gravina memutuskan mundur menyusul kegagalan Italia di babak kualifikasi Piala Dunia pada April lalu.
Absennya Italia di panggung dunia untuk edisi ketiga secara beruntun telah memicu gelombang kritik tajam dari suporter hingga kalangan politik di Italia. Sebagai juara dunia empat kali, keterpurukan ini dianggap sebagai krisis terdalam dalam sejarah sepak bola negara tersebut.
Tugas berat pertama yang menanti Maldini adalah mencari pelatih baru untuk menakhodai tim nasional. Sebelumnya, FIGC telah mengakhiri kerja sama dengan Gennaro Gattuso setelah Italia tersingkir secara dramatis lewat adu penalti melawan Bosnia dan Herzegovina pada babak playoff Maret lalu. (Ant/E-3)



































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)














