Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Sinyal Gangguan Jantung

2 hours ago 1
Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Sinyal Gangguan Jantung Ilustrasi penderita penyakit jantung.(Dok. Magnific)

SERING merasa lelah padahal sudah tidur cukup? Jangan langsung menganggap tubuh hanya membutuhkan istirahat tambahan. Para ahli jantung mengungkapkan bahwa rasa lelah yang muncul secara tidak biasa dapat menjadi salah satu tanda peringatan adanya gangguan jantung.

Kondisi ini sering kali diabaikan karena dianggap sebagai dampak dari aktivitas padat, kurang tidur, atau stres sehari-hari. Namun, penelitian yang diberitakan oleh American Heart Association (AHA) News menunjukkan bahwa mudah merasa lelah atau fatigability dapat berkaitan erat dengan meningkatnya risiko penyakit kardiovaskular, termasuk penyakit jantung dan stroke.

Lelah yang Bukan Sekadar Kurang Istirahat

Kelelahan yang perlu diwaspadai bukan hanya rasa mengantuk akibat kurang tidur. Kondisi yang menjadi perhatian serius adalah ketika seseorang cepat merasa lelah saat melakukan aktivitas yang sebelumnya mampu dilakukan dengan mudah.

Beberapa contoh perubahan kemampuan fisik yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Merasa kehabisan tenaga saat berjalan kaki dalam jarak dekat.
  • Napas tersengal atau lelah luar biasa saat menaiki tangga.
  • Cepat lelah saat melakukan pekerjaan rumah tangga ringan.
  • Penurunan stamina dalam menjalankan rutinitas harian secara tiba-tiba.

Para ahli menjelaskan bahwa jantung memiliki peran vital dalam mengalirkan darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh. Ketika fungsi jantung terganggu, pasokan oksigen ke otot dan jaringan berkurang, sehingga tubuh lebih mudah merasa lemah dan cepat mengalami kelelahan.

Kaitan dengan Risiko Penyakit Jantung

Dalam penelitian tersebut, individu yang lebih mudah mengalami kelelahan saat beraktivitas memiliki kecenderungan risiko penyakit jantung yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang memiliki tingkat energi stabil. Hubungan ini ditemukan lebih kuat pada individu yang memiliki faktor risiko penyerta seperti:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Obesitas atau kelebihan berat badan.
  • Kebiasaan merokok.
  • Kadar kolesterol tinggi.
  • Riwayat keluarga dengan penyakit jantung.

Kondisi-kondisi di atas dapat meningkatkan beban kerja jantung, sehingga kemampuan tubuh dalam melakukan aktivitas fisik akan menurun secara signifikan seiring melemahnya fungsi pompa jantung.

Meski lelah adalah gejala umum, jangan abaikan jika kelelahan muncul terus-menerus atau disertai gejala lain seperti sesak napas, nyeri dada, jantung berdebar, atau pusing.

Jangan Abaikan Perubahan pada Tubuh

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa rasa lelah tidak selalu berarti seseorang pasti mengalami penyakit jantung. Kelelahan juga dapat dipicu oleh faktor lain seperti gangguan tidur (insomnia/apnea), anemia, stres psikis, hingga pola makan yang tidak sehat.

Namun, deteksi dini melalui pemeriksaan medis sangat disarankan untuk menemukan penyebab pasti keluhan tersebut. Langkah pencegahan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan jantung, di antaranya:

  • Rutin berolahraga sesuai kemampuan fisik.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Mengontrol tekanan darah dan kadar gula darah.
  • Menghindari rokok dan paparan asapnya.
  • Mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Pada akhirnya, rasa lelah bukan selalu sekadar tanda tubuh membutuhkan tidur tambahan. Dalam kondisi tertentu, kelelahan kronis adalah sinyal penting dari tubuh bahwa kesehatan jantung Anda memerlukan perhatian medis segera. (H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |