Redam Haaland Saja Tak Cukup, Inggris Wajib Kunci Pergerakan Odegaard

4 hours ago 1
Redam Haaland Saja Tak Cukup, Inggris Wajib Kunci Pergerakan Odegaard Para pemain Timnas Norwegia melakukan selebrasi.(FiFA)

INGGRIS menghadapi ujian mahaberat pada babak perempat final Piala Dunia yang akan digelar di Miami, Minggu (12/7). Fokus utama skuad asuhan Thomas Tuchel dipastikan tertuju pada sosok Erling Haaland, predator lini depan Manchester City yang menjelma sebagai nyawa dari kejutan besar tim nasional Norwegia sepanjang turnamen.

Kontribusi Haaland terbilang masif. Dari total 12 gol yang dilesakkan Norwegia, tujuh di antaranya lahir dari kaki dan kepala Haaland. Ketergantungan sebesar 60 persen ini membuktikan betapa krusialnya peran sang striker, yang secara statistik mampu mengemas satu gol setiap 71,2 menit di panggung internasional.

Menjinakkan penyerang sekelas Haaland jelas membutuhkan pendekatan taktis yang spesifik. Pelajaran berharga tersaji kala Haaland mengoyak lini pertahanan Brasil di babak 16 besar, di mana duel fisik sengit kontra Gabriel mampu dimenangi dengan mutlak.

Karakteristik Haaland yang gemar mengelabui bek lawan dengan berpura-pura pasif sebelum melepaskan akselerasi eksplosif menjadi ancaman bagi duo palang pintu Inggris, Ezri Konsa dan Marc Guehi.

Mantan bek timnas Inggris, Gary Neville, turut mengingatkan bahaya itu. "Dia bisa saja tidak terlihat sepanjang laga, namun seketika meledak mematikan," ujarnya. 

Salah satu opsi logis bagi lini belakang Three Lions adalah menutup ruang tembak kaki kiri Haaland dan memaksanya menggunakan kaki kanan yang secara statistik kurang dominan.

Memutus Jalur Suplai

Kendati demikian, meredam Haaland tidak akan efektif tanpa mematikan motor serangan Norwegia, Martin Odegaard. Gelandang asal Arsenal tersebut merupakan pelayan utama Haaland di atas lapangan. Di sinilah peran vital poros tengah Inggris yang kemungkinan diisi Declan Rice dan Elliot Anderson untuk memutus jalur distribusi bola.

Kedalaman skuad asuhan Stale Solbakken kian mengerikan seiring meroketnya performa dua talenta muda di sektor sayap, Antonio Nusa dan Andreas Schjelderup. Nama terakhir bahkan sukses mencatatkan tiga umpan matang (assist) sejauh ini, menyamai torehan Odegaard.

Sektor bek kanan Inggris yang tengah pincang akibat badai cedera dipastikan akan menjadi sasaran empuk eksploitasi sayap-sayap cepat Norwegia tersebut.

Tidak kalah diwaspadai adalah kehadiran Alexander Sorloth di sektor kanan luar. Meski berposisi asli sebagai penyerang tengah, Sorloth memberikan dimensi kepungan fisik yang tangguh guna mengimbangi agresivitas lini tengah Inggris.

Menghadapi kolektivitas permainan Norwegia yang mampu mendikte penguasaan bola sebagaimana saat menyingkirkan Brasil, Inggris dituntut tampil solid sejak menit awal. Keberhasilan meredam Haaland dan mematikan kreativitas Odegaard akan menjadi kunci pembuka gerbang menuju babak semifinal Piala Dunia bagi Tiga Singa.

(Skysports/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |