Scaloni Menangis dan Tinggalkan Ruangan Konferensi Pers Saat Bicara Masa Depannya

6 days ago 18
Scaloni Menangis dan Tinggalkan Ruangan Konferensi Pers Saat Bicara Masa Depannya Pelatih timnas Argentina Lionel Scaloni.(AFP/CHANDAN KHANNA)

KEKALAHAN menyakitkan Argentina dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 tampaknya menjadi pukulan yang teramat berat bagi Lionel Scaloni. Sang juru taktik meninggalkan ruangan konferensi pers pascapertandingan sambil menangis saat berbicara mengenai masa depannya.

Scaloni punya misi besar untuk mengukir sejarah sebagai pelatih kedua di dunia yang bisa memenangi Piala Dunia secara berturut-turut setelah kejayaan di Qatar 2022. Sayangnya, Spanyol terbukti terlalu tangguh. Gol Ferran Torres di babak tambahan waktu memastikan skuad asuhan Luis de la Fuente tersebut mengawinkan gelar Piala Eropa dengan mahkota juara dunia.

Dengan kontrak kerja yang bakal habis pada Desember nanti, Scaloni tak kuasa membendung air matanya di depan awak media. Isyarat angkat kaki pun terlempar dari bibirnya.

"Tolong maklumi saya, saya tidak tahu apakah saya bisa melanjutkan tugas ini atau tidak. Tempat ini sungguh luar biasa, sebuah tempat impian. Kami, termasuk seluruh staf saya, tidak pernah membayangkan bisa berada di posisi sejauh ini," kata Scaloni.

Ia melanjutkan bahwa untuk bisa terus melatih tim nasional, dibutuhkan banyak aspek pendukung. "Anda membutuhkan banyak hal, terutama menyegarkan kembali pikiran, memulai ulang, dan membangun kelompok solid seperti ini lagi. Sangat sulit untuk menciptakan tim seperti ini kembali," pungkasnya.

Suasana ruang konferensi pers mendadak hening dan haru menyaksikan sang mentor menangis. Tak lama setelah meluapkan isi hatinya, Scaloni langsung berdiri, meminta maaf kepada para jurnalis, dan meninggalkan ruangan dengan langkah gontai. "Ini benar-benar menyakitkan, saya minta maaf," tutupnya lirih.

(Theguardian/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |