Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari 40 Negara, Termasuk RI

18 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Pangan dan Obat Arab Saudi menerapkan larangan impor unggas dan telur konsumsi dari 40 negara, termasuk Indonesia, serta pembatasan terbatas pada wilayah tertentu di 16 negara lainnya.

Kebijakan ini diterapkan guna menjaga kesehatan publik dan memastikan keamanan pangan di pasar domestik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir Gulf News, larangan penuh mencakup negara-negara seperti Afghanistan, Azerbaijan, Jerman, Indonesia, Iran, Bosnia dan Herzegovina, Bulgaria, Bangladesh, Taiwan, Djibouti, Afrika Selatan, China, Irak, Ghana, Palestina, Vietnam, Kamboja, Kazakhstan, dan Kamerun.

Selain itu, kebijakan itu juga berlaku bagi Korea Selatan, Korea Utara, Laos, Libya, Myanmar, Inggris, Mesir, Meksiko, Mongolia, Nepal, Niger, Nigeria, India, Hong Kong, Jepang, Burkina Faso, Sudan, Serbia, Slovenia, Pantai Gading, dan Montenegro.

Pembatasan sebagian diterapkan pada wilayah tertentu di Australia, Amerika Serikat, Italia, Belgia, Bhutan, Polandia, Togo, Denmark, Rumania, Zimbabwe, Prancis, Filipina, Kanada, Malaysia, Austria, dan Republik Demokratik Kongo.

Daftar negara terdampak akan ditinjau secara berkala sesuai perkembangan kesehatan global dan pembaruan data epidemiologi.

Otoritas menyatakan kebijakan ini didasarkan pada penilaian risiko serta laporan internasional mengenai penyakit hewan, terutama wabah flu burung dengan tingkat tinggi.

Sejumlah larangan telah berlaku sejak 2004, sementara lainnya diberlakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, larangan ini tidak berlaku untuk daging unggas dan produk olahan yang sudah dipanaskan, asalkan memenuhi standar kesehatan dan keamanan.

Produk itu wajib disertai sertifikat resmi yang memastikan proses pengolahannya mampu menghilangkan virus flu burung dan penyakit Newcastle.

Selain itu, produk tersebut harus berasal dari fasilitas yang telah disetujui di negara pengekspor.

(rnp/rds)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |