Festival Memet Ikan XII/2026(MI/DJOKO SARDJONO)
FESTIVAL Memet Ikan 2026 di kolam Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, dimeriahkan ribuan warga dari berbagai daerah, Minggu (19/7). Kolam seluas 7.500 meter persegi itu berubah menjadi lautan manusia untuk berburu sekitar dua ton ikan secara gratis.
Ribuan warga pada pukul 06.00 WIB mulai berdatangan dengan berbekal jaring berbagai ukuran. Mereka bersiap di pinggir kolam, menunggu festival memet ikan dibuka Bupati Klaten. Namun, warga tidak sabar dan mereka langsung nyeplung ke kolam sebelum bupati hadir.
Festival Memet Ikan XII/2026 di Desa Gemblegan, yang dihadiri Bupati Hamenang Wajar Ismoyo, serta anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Kadarwati, Kepala OPD, dan Camat Kliwon Yoso, adalah dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-222 Klaten dan HUT ke-81 RI.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Gemblegan, Kumpul Hartadi, kepada Media Indonesia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Klaten dan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah atas kehadirannya di kolam Desa Gemblegan untuk menyaksikan kegiatan Festival Memet Ikan XII/2026.
Pengunjung festival memet ikan tahun ini sangat luar biasa. Mereka datang dari berbagai daerah di Soloraya. Sehingga, tidak heran kolam seluas 7.500 meter persegi itu menjadi lautan manusia untuk berburu sekitar dua ton ikan yang meliputi bawal, lele, nila, dan gurami.
“Untuk agenda festival tahun depan, Pemerintah Desa Gemblegan berusaha untuk dapat ditingkatkan lagi. Karena, kegiatan festival memet ikan yang telah dikenal warga masyarakat, khususnya di Soloraya dan DI Yogyakarta itu sudah menjadi ikon Desa Gemblegan,” ujarnya.
Camat Kalikotes, Kliwon Yoso, menambahkan bahwa kegiatan festival memet ikan yang rutin digelar tiap tahun itu juga bertujuan memasyarakatkan gemar makan ikan untuk menyambut Indonesia Emas 2045. Selain itu, untuk mendukung program percepatan penurunan stunting.
Di sisi lain, Kadarwati, anggota Fraksi PDIP Provinisi Jawa Tengah, saat ditemui menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Pemdes Gemblegan atas penyelenggaraan kegiatan festival memet ikan rutin tiap tahun. Kegiatan yang terkait dengan program gemar makan ikan perlu didukung.
“Tujuan Pemerintah Desa Gemblegan menggelar festival memet ikan dalam upaya memasyarakatkan gemar makan ikan perlu kita dukung. Karena, budaya makan ikan penting untuk pertumbuhan dan perbaikan gizi, serta pencegahan stunting,” ungkapnya.
Bupati Hamenang Wajar Ismoyo kepada pers memberikan apresiasi kegiatan festival memet ikan yang diselenggarakan rutin tiap tahun oleh Pemerintah Desa Gemblegan. Kegiatan yang mendapat sambutan luar biasa dari warga masyarakat ini juga untuk berbagi rezeki.
Ketua Panitia Festival Memet Ikan XII/2026, Niko Joko Pramono, mengatakan bahwa penitia menyediakan sejumlah hadiah menarik bagi yang berhasil mendapatkan ikan berpita atau maskot, antara lain dua sepeda onthel, mesin cuci, kipas angin, dan kompor gas.
Satu Pengunjung Meninggal
Sementara itu, satu pengunjung meninggal dunia saat berjibaku atau berburu ikan di kolam. Korban yang bernama Suheri, 46 tahun, warga Desa Beluk, Bayat, menurut Iptu Djarot DH dari Polresta Klaten, meninggal akibat hipertensi. Ini sesuai hasil pemeriksaan petugas kesehatan.
“Memang, korban memiliki riwayat darah tinggi dan jantung. Kematian Suheri di kolam bisa diterima oleh pihak keluarga. Bahkan, keluarga telah membuat surat pernyataan bahwa dapat menerima kematian saudaranya itu karena musibah,” ujarnya.

















































