Ribuan Warga Bekasi Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Gedung Juang

5 days ago 2
Ribuan Warga Bekasi Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Gedung Juang Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja membuka Nonton Bareng Piala Dunia 2026 di Museum Gedung Juang Tambun Selatan pada Minggu (19/7) malam.(DOK.PEMKABBEKASI)

SUASANA penuh kebersamaan menyelimuti halaman Museum Gedung Juang Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (20/7) dini hari. Ribuan warga memadati lokasi bersejarah tersebut untuk mengikuti Nonton Bareng (Nobar) Gembira Final Piala Dunia 2026 bertajuk Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kodim 0509/Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kabupaten Bekasi. Acara tersebut berhasil menghadirkan hiburan rakyat yang menyatukan seluruh lapisan masyarakat dalam suasana hangat, meriah, dan penuh kegembiraan saat menyaksikan laga puncak antara Spanyol melawan juara bertahan Argentina.

Pesta rakyat ini tidak hanya mengandalkan layar lebar untuk menyaksikan aksi para bintang sepak bola dunia. Panitia mengemas acara menjadi ruang berkumpul yang inklusif bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan pendukung, di antaranya:

  • Bazar UMKM dan pasar murah untuk menggerakkan ekonomi lokal.
  • Senam gembira dan panggung hiburan musik.
  • Pembagian simbolis 1.000 paket sembako bagi warga.
  • Undian berhadiah (doorprize) dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Kehadiran berbagai kegiatan tersebut sekaligus menjadi motor penggerak perekonomian bagi pelaku usaha lokal di sekitar Tambun dan memberikan hiburan yang dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Apresiasi Plt Bupati Bekasi

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, yang hadir langsung di lokasi menyatakan bahwa Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi sengaja dirancang sebagai ruang kebersamaan. Menurutnya, antusiasme warga yang luar biasa menjadi bukti kuatnya semangat persatuan di Kabupaten Bekasi.

"Ternyata di acara ini ada bazar, ada UMKM, panggung hiburan, senam gembira. Semuanya bisa dinikmati masyarakat," ujar Asep Surya Atmaja. Ia berharap kolaborasi dengan Kodim 0509 dapat terus berlanjut untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat ekonomi sekaligus hiburan bagi warga.

Transformasi dari Nobar Sederhana

Sementara itu, Komandan Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald Simbolon, menjelaskan bahwa inisiatif ini awalnya hanya direncanakan sebagai acara nonton bareng sederhana. Namun, berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah, kegiatan berkembang menjadi pesta rakyat berskala besar.

Pemilihan Museum Gedung Juang sebagai lokasi dinilai sangat strategis dan memudahkan akses masyarakat. Letkol Michael mencatat bahwa tren kehadiran warga terus meningkat secara signifikan sejak babak perempat final hingga partai puncak.

"Awalnya hanya nobar biasa, tetapi alhamdulillah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga kegiatan ini bisa lebih besar. Antusias masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik sehingga setiap ada pertandingan besar, kita bisa kembali menyelenggarakan kegiatan seperti ini," pungkasnya. (AK/I-1)

Catatan Pertandingan: Laga final Piala Dunia 2026 mempertemukan Spanyol dan Argentina. Hingga berita ini diturunkan, suasana di Gedung Juang tetap kondusif meski dipadati ribuan pendukung kedua kesebelasan.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |