Luke Vickery resmi menjadi WNI.(Dok. Macarthur)
LINI serang Timnas Indonesia mendapatkan amunisi baru setelah Luke Anthony Vickery resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). Pemain muda berbakat yang merumput di kompetisi kasta tertinggi Australia, A-League, ini telah mengambil sumpah kewarganegaraan di Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Sydney pada Kamis, 16 Juli 2026.
Proses naturalisasi Vickery sebelumnya telah mendapatkan lampu hijau dari Komisi XIII DPR RI. Kehadirannya diproyeksikan untuk memperkuat skuad Garuda dalam agenda internasional mendatang, menyusul keterlibatannya dalam pemusatan latihan di Jakarta pada akhir Mei 2026 serta agenda FIFA Matchday Juni 2026.
Profil Luke Vickery dan Garis Keturunan
Lahir di Kailua, Hawaii, Amerika Serikat pada 25 Oktober 2005, Luke Vickery memiliki darah Indonesia dari nenek pihak ibunya yang berasal dari Medan, Sumatra Utara. Di usia yang baru menginjak 20 tahun, pemain bertinggi badan 180 cm ini dianggap sebagai aset jangka panjang bagi sepak bola nasional.
| Nama Lengkap | Luke Anthony Vickery |
| Klub Saat Ini | Macarthur FC (Australia) |
| Posisi Utama | Penyerang Sayap (Winger) |
| Kaki Dominan | Kanan |
Karier Klub: Bersinar di Macarthur FC
Vickery memulai karier profesionalnya melalui akademi Western United. Ia mencatatkan debut di A-League pada Februari 2024 dan mencetak gol profesional pertamanya setahun kemudian saat melawan Central Coast Mariners. Namun, namanya benar-benar meroket setelah pindah ke Macarthur FC pada September 2025.
Bersama klub berjuluk The Bulls tersebut, Vickery tampil impresif sepanjang musim 2025–2026. Ia mencatatkan 30 penampilan di kompetisi domestik dan AFC Champions League Two dengan torehan tujuh gol serta tiga assist. Performa gemilang ini membuat manajemen Macarthur FC memagari sang pemain dengan kontrak jangka panjang hingga akhir musim 2027–2028.
Karakter Permainan dan Pengalaman Internasional
Sebagai penyerang sayap, Vickery dikenal memiliki kecepatan dan akselerasi yang mematikan saat mengeksploitasi ruang kosong. Ia juga piawai dalam situasi satu lawan satu dan memiliki fleksibilitas untuk ditempatkan sebagai penyerang tengah maupun gelandang serang.
Sebelum memilih Indonesia, Vickery sempat membela Australia U-19 di ajang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2024 di Surabaya. Karena belum pernah mencatatkan penampilan di tim nasional senior Australia, proses perpindahan asosiasinya ke Indonesia secara administratif tetap terbuka lebar sesuai regulasi FIFA.
Proyeksi di Timnas Indonesia
Meski sudah resmi menjadi WNI, debut Vickery bersama skuad Garuda tetap bergantung pada keputusan pelatih dan penyelesaian administrasi perpindahan federasi. Kehadirannya memberikan opsi segar di lini depan yang saat ini tengah dipersiapkan untuk target besar, yakni Kualifikasi Piala Dunia 2030.
Vickery sendiri menyatakan kesiapannya untuk bersaing memperebutkan posisi utama dan bertekad membawa Indonesia tampil di panggung dunia. Dengan usia yang masih sangat muda, ia menjadi bagian dari regenerasi pemain yang diharapkan mampu meningkatkan level permainan Timnas Indonesia di kancah Asia. (Z-10)

















































