Prabowo Ingatkan Persatuan

1 week ago 13
Prabowo Ingatkan Persatuan Presiden Prabowo (kiri).((Antara))

PRESIDEN Prabowo Subianto mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan setelah kontestasi politik dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memecah bangsa. Menurutnya, kompetisi dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, tetapi harus diakhiri dengan sikap saling menghormati dan bekerja bersama demi kepentingan rakyat.

Dalam pidatonya pada Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 di Jakarta, Minggu (12/7), Prabowo menyatakan, perbedaan pandangan maupun afiliasi politik tidak seharusnya menjadi sumber permusuhan.

"Percayalah. Mari kita bersatu semua unsur. Kita berbeda tidak ada masalah. Berbeda partai tidak ada masalah. Tiap sekian tahun kita bertanding dengan baik. Tidak ada masalah. Siapa yang menang monggo," kata Prabowo.

Ia secara khusus mengingatkan agar pihak yang kalah dalam pemilu tidak menghasut tindakan anarkistis. Menurutnya, pemimpin yang mendorong aksi kekerasan setelah kontestasi politik justru telah mengkhianati kepentingan bangsa.

"Pemimpin yang menganjurkan bakar-bakar di Republik ini itu adalah pemimpin pengkhianat. Saya percaya hukum karma akan kena kepada mereka semua itu," ujarnya.

Prabowo kemudian menyinggung pengalaman politik pribadinya sebagai contoh bahwa kekalahan dalam pemilu harus disikapi secara dewasa. Ia mengaku telah mengikuti pemilihan presiden sebanyak lima kali dan mengalami kekalahan pada empat kesempatan. Namun, hal itu tidak pernah membuatnya menggerakkan pendukung untuk melakukan tindakan yang merusak.

Sebaliknya, ia memilih menghormati hasil demokrasi dengan menghadiri pelantikan lawan politiknya dan menyampaikan ucapan selamat. Menurutnya, sikap tersebut merupakan bagian dari kedewasaan dalam berdemokrasi.

Prabowo mengibaratkan kompetisi politik seperti pertandingan olahraga yang selalu menghasilkan pemenang dan pihak yang kalah. Karena itu, hasil pertandingan harus diterima sebagai konsekuensi dari sebuah persaingan yang sehat.

Ia juga mencontohkan dinamika hubungan politiknya dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Meski pernah berada di jalur politik yang berbeda, keduanya kini bekerja bersama dalam pemerintahan dengan tujuan yang sama, yakni membangun Indonesia.

Menurut Kepala Negara, semangat itu yang harus menjadi karakter bangsa Indonesia, yakni mampu bersaing secara terbuka, tetapi kembali bersatu setelah kontestasi selesai.

"Kita ini satu bangsa, satu Nusa, satu Bahasa. Kita ini satu keluarga, buktikanlah bahwa bangsa Indonesia ini bangsa yang khas, bangsa yang bersatu. Kita bersaing, habis itu bersatu, bekerja untuk seluruh rakyat. Inilah bangsa Indonesia, seluruh rakyat," tegasnya.

Prabowo turut mengingatkan agar perbedaan pendapat tidak diisi dengan sikap saling mencela. Ia menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik karena kritik merupakan bagian dari mekanisme koreksi dalam penyelenggaraan pemerintahan.

"Jangan bisanya nyinyir, kalau lu gak setuju, lu gak mau bekerja, lu duduk aja lihat baik-baik. Tapi kita terima kritik, kita terima kritik. Kritik itu bagus, itu artinya koreksi, waspada. Kita terima kritik, kita mau terima kritik," pungkas Prabowo. (Mir/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |