Prabowo di May Day: Satgas PHK hingga Rumah Cicilan 40 Tahun

3 hours ago 1

PRESIDEN Prabowo Subianto menebar sejumlah janji kepada buruh saat menghadiri May Day Fiesta di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026. Dalam pidato sekitar 45 menit di hadapan ribuan buruh, Prabowo menjanjikan perlindungan terhadap buruh yang terancam pemutusan hubungan kerja hingga program perumahan jangka panjang.

“Saya akan bela kepentingan buruh, yang diancam PHK kita akan bela dan melindungi kalian,” kata Prabowo dalam pidatonya.

Salah satu janji yang diumumkan Prabowo ialah pembentukan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK). Ia menyebut satgas itu dibentuk melalui Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026. Menurut dia, pemerintah akan turun tangan apabila perusahaan tak mampu memenuhi kewajibannya terhadap pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja.

“Jangan khawatir negara kita kuat, kita akan ambil alih, akan bela rakyat Indonesia,” ujar dia.

Selain isu PHK, Prabowo juga mengumumkan kebijakan baru untuk pengemudi ojek online. Melalui Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online, pemerintah membatasi potongan perusahaan aplikator maksimal 8 persen. Dengan skema itu, pengemudi disebut akan menerima bagi hasil minimal 92 persen.

Pilihan Editor:Hadiah Khusus Pemerintahan Prabowo Menjelang Hari Buruh

Prabowo mengatakan pengemudi transportasi daring juga akan mendapatkan perlindungan berupa BPJS Kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, asuransi, hingga bonus hari raya.

Prabowo juga menyatakan telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 28 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188 yang mengatur perlindungan pekerja sektor perikanan. Kebijakan itu ia sebut sebagai “hadiah” bagi kalangan pekerja.

Dia juga berjanji menyediakan fasilitas penitipan anak atau daycare di kawasan industri. Menurut dia, usulan itu datang dari kalangan buruh perempuan yang membutuhkan dukungan pengasuhan anak selama bekerja.

“Ini saran yang baik. Ini akan kita perjuangkan,” kata dia.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menawarkan skema kepemilikan rumah bagi pekerja dengan tenor cicilan yang sangat panjang. Ia mengatakan pekerja nantinya bisa mencicil rumah hingga 40 tahun agar lebih terjangkau. "Kalau tidak bisa 20 tahun jadi 25 tahun. Kalau 25 tahun belum lunas jadi 30 tahun. Kalau tidak bisa 35 tahun jadi 40 tahun," katanya.

Pemerintah juga berencana membangun kota baru yang terintegrasi dengan kawasan industri. “Setiap kota mungkin terdiri dari 100 ribu rumah susun,” ujar Prabowo.

Di luar isu kesejahteraan pekerja, Prabowo mengklaim kondisi Indonesia berada dalam situasi aman di tengah ketidakpastian global. Ia menyebut Indonesia telah mencapai swasembada pangan dan segera menuju swasembada energi. “Tidak lama lagi akan swasembada energi,” ucapnya.

Usai menghadiri perayaan May Day, Prabowo mengatakan akan bertolak ke Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, untuk meresmikan Museum Marsinah, yang didedikasikan bagi perjuangan buruh. Ia juga menyebut pemerintah telah menetapkan aktivis buruh Marsinah sebagai pahlawan nasional.

Dalam penutup pidatonya, Prabowo meminta kalangan pekerja tidak membenci kelompok kaya. Menurut dia, masih banyak pengusaha yang memberikan pekerjaan secara adil. Namun ia mengaku heran terhadap pejabat dan orang berpendidikan tinggi yang masih terlibat korupsi.

“Saya heran, semakin pintar, banyak yang pintar, pintar maling,” kata Prabowo.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |