Terduga pelaku bersama barang bukti sepeda motor di Polsek Nongsa.(MI/Hendri Kremer)
UNIT Reskrim Polsek Nongsa mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau. Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap dua terduga pelaku yang ternyata memiliki hubungan keluarga sebagai bapak dan anak tiri.
Kedua terduga pelaku ditangkap pada Kamis (9/7/2026) di lokasi berbeda. Penangkapan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan kehilangan sepeda motor dari korban dan melakukan serangkaian penyelidikan mendalam.
Kanit Reskrim Polsek Nongsa, Ipda Rayhan Aditya Ramadhan, menjelaskan bahwa petugas terlebih dahulu mengumpulkan informasi terkait peristiwa pencurian tersebut sebelum melakukan penelusuran terhadap keberadaan orang-orang yang diduga terlibat.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, kedua terduga pelaku memiliki hubungan keluarga sebagai bapak dan anak tiri," ujar Rayhan, Senin (13/7/2026).
Hubungan keluarga tersebut terungkap setelah petugas mendalami identitas kedua pelaku. Saat ini, keduanya dibawa ke Polsek Nongsa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan keterlibatan masing-masing dalam aksi pencurian tersebut.
Pendalaman Peran Pelaku
Penyidik masih mendalami peran spesifik dari bapak dan anak tiri tersebut, mulai dari siapa yang bertugas mengambil sepeda motor, membantu pelaksanaan aksi, mengawasi lokasi, hingga pihak yang menguasai kendaraan setelah pencurian terjadi.
Selain itu, polisi tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan kedua pelaku dalam perkara serupa di lokasi lain. Namun, hingga saat ini belum ada informasi rinci mengenai jumlah tempat kejadian perkara (TKP) lain yang berkaitan dengan mereka.
Terkait modus operandi, polisi masih mendalami alat yang digunakan, waktu kejadian, serta sasaran kendaraan. Barang bukti berupa sepeda motor milik korban juga masih dalam proses pemastian apakah masih berada dalam penguasaan pelaku atau sudah dipindahtangankan.
Dampak bagi Korban
Salah seorang korban, Ummi, mengaku sangat terkejut saat mengetahui sepeda motornya hilang. Kendaraan tersebut merupakan sarana utama yang ia gunakan setiap hari untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.
"Saya sangat kaget ketika mengetahui motor sudah tidak ada. Motor itu saya gunakan setiap hari untuk bekerja dan beraktivitas," ungkap Ummi.
Saat ini, penyidik Polsek Nongsa terus melengkapi keterangan saksi dan memeriksa barang bukti guna menyusun konstruksi perkara serta menentukan pasal pidana yang akan diterapkan kepada kedua pelaku. (I-2)

















































