Persebaya Jadikan Laga Kontra PSIS Parameter Kesiapan Skuad Utama

6 days ago 4
Persebaya Jadikan Laga Kontra PSIS Parameter Kesiapan Skuad Utama Ilustrasi(MI/FAISHOL TASELAN)

PERSEBAYA Surabaya menjadikan momen uji coba menghadapi PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sore ini, mengukur kemampuan kerjasama tim dan pemain sebelum diturunkan pada kompetisi  Super League 2026-2027.

“Pertandingan menjadi tolok ukur utama untuk melihat efektivitas program latihan yang telah dijalani skuad Green Force selama masa pramusim,” kata Pelatih Persebaya Bernardo Tavares di Surabaya, Minggu (19/7).

Pertandingan ini menjadi puncak perayaan hari ulang tahun ke-99 Persebaya sekaligus laga pertama Bajul Ijo di hadapan pendukungnya pada musim ini.

Tavares menegaskan, hasil pertandingan bukan satu-satunya target yang ingin dicapai. Ia lebih menaruh perhatian pada penerapan aspek taktikal yang selama ini terus diasah dalam sesi latihan.

“Latihan dan pertandingan adalah dua hal yang berbeda. Dalam pertandingan kami ingin melihat penerapan prinsip-prinsip taktik yang selama ini kami latih, mulai dari transisi menyerang, transisi bertahan, organisasi permainan hingga reaksi pemain ketika kehilangan atau menguasai bola,” ujar Tavares.

Selama sepekan terakhir, Persebaya menjalani program latihan yang menitikberatkan pada peningkatan kondisi fisik, teknik, serta pemahaman taktik. Tim pelatih juga terus mempercepat proses adaptasi para pemain baru agar dapat menyatu dengan sistem permainan yang diinginkan.

Menurut Tavares, seluruh materi latihan tersebut baru bisa dinilai secara objektif ketika diterapkan dalam pertandingan.
“Bagi saya, latihan hanyalah proses. Evaluasi sesungguhnya ada di pertandingan. Dari sana kami bisa melihat sejauh mana perkembangan tim,” katanya.

Meski masih berada dalam fase pramusim, pelatih berusia 46 tahun itu tetap menginginkan Persebaya tampil dengan identitas permainan yang kuat.

Ia berharap para pemain menunjukkan disiplin, kerja keras, serta pemahaman taktik yang menjadi fondasi permainan Bajul Ijo.
Di sisi lain, Tavares tetap membidik hasil positif saat menghadapi PSIS. Baginya, setiap pertandingan merupakan kesempatan untuk membangun mentalitas juara sebelum kompetisi resmi dimulai.

“Target utama kami sebenarnya adalah menyiapkan tim untuk awal kompetisi pada September nanti. Namun karena besok ada pertandingan, kami tetap ingin menampilkan performa terbaik dan meraih kemenangan. Itu sudah menjadi budaya yang kami bangun di tim ini,” katanya.(H-2)
 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |