Ilustrasi(Dok Istimewa)
Di tengah upaya pemerintah mempercepat transformasi pendidikan nasional, tantangan pemerataan mutu pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Meski akses pendidikan di Indonesia terus membaik berdasarkan publikasi Statistik Pendidikan 2025 Badan Pusat Statistik (BPS) dan Ikhtisar Data Pendidikan 2025/2026 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), peningkatan kualitas guru, pemerataan sarana pembelajaran, serta kolaborasi lintas sektor masih menjadi kebutuhan yang mendesak.
Berangkat dari semangat tersebut, Alazka Care, lembaga sosial di bawah Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading (ALAZKA), menghadirkan Program Binar Asa, sebuah gerakan pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, dan penguatan kapasitas guru melalui kolaborasi relawan, dunia usaha, dan masyarakat. Program ini mengusung semangat "Guru Berdaya, Siswa Juara", dengan keyakinan bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui aksi nyata di tingkat masyarakat.
Selama periode November 2025 hingga Juni 2026, Binar Asa melaksanakan tiga rangkaian aksi di TK, TPQ dan PAUD Insan Kamil di Desa Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kegiatan diawali dengan asesmen kebutuhan masyarakat, dilanjutkan dengan penyaluran berbagai sarana pembelajaran, pelatihan media pembelajaran digital bagi guru, edukasi kesehatan, hingga renovasi ringan ruang kelas dan penguatan layanan Posyandu.
Puncak kegiatan berlangsung pada 23 Juni 2026 dengan melibatkan 30 relawan yang berasal dari guru dan tenaga kependidikan ALAZKA, orang tua murid, serta masyarakat. Bersama warga, para relawan melakukan renovasi ruang kelas PAUD dan TK, dekorasi lingkungan belajar, diskusi peningkatan kompetensi guru bersama Yayasan Insan Kamil, penyerahan hibah alat pembelajaran, donasi alat kesehatan untuk Posyandu, serta distribusi bubur bayi sebagai dukungan pemenuhan gizi balita.
Program ini juga didukung oleh Rumah Sakit Wijaya Kusuma Kuningan Jawa Barat, PT Teknik Boga Utama, dan PT Wings Food, sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat.
Investasi Sosial
Dalam keterangan resmi, Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading Irsan Nurfaqih Sjamhudi mengatakan bahwa pendidikan merupakan investasi sosial jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa.
"Kami meyakini bahwa kualitas pendidikan Indonesia akan tumbuh ketika sekolah, keluarga, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama. Binar Asa bukan sekadar kegiatan bakti sosial, tetapi investasi sosial jangka panjang untuk membangun ekosistem pendidikan yang lebih kuat, inklusif, dan berdaya. Setiap guru yang berkembang akan melahirkan lebih banyak anak yang memiliki kesempatan meraih masa depan terbaiknya," kata Irsan Nurfaqih.
Menurutnya, Alazka Care ingin memperluas makna pendidikan agar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hadir melalui gerakan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Model Kolaborasi
Hal senada disampaikan Syahidin, salah satu relawan sekaligus tenaga kependidikan ALAZKA. Ia mengaku pengalaman mengikuti Binar Asa memberinya perspektif baru tentang arti pendidikan.
"Ini pengalaman yang tidak akan saya lupakan. Saya bersyukur diberi kesempatan menjadi relawan Binar Asa dan bisa ikut serta membantu memperbaiki lingkungan belajar dan berbagi dengan anak-anak siswa di TK Quran, Taman Pendidikan Quran, dan PAUD Insan Kamil Manonjaya," ujarnya.
Dari kegiatan ini ia belajar bahwa setiap orang, apa pun pekerjaannya, bisa berkontribusi untuk memajukan pendidikan jika dilakukan dengan tulus dan bersama-sama.
Selain aksi lapangan, Alazka Care juga terus membangun budaya literasi dan riset melalui berbagai program edukatif, termasuk Alazka Bincang Literasi dan Riset, sebagai ruang kolaborasi bagi pendidik, akademisi, dan masyarakat dalam mendorong inovasi pendidikan.
Bagi Alazka Care, Binar Asa bukan sekadar program sosial, melainkan model kolaborasi yang mempertemukan sekolah, keluarga, masyarakat, relawan, dan dunia usaha untuk memperkuat pendidikan dari tingkat akar rumput. Program ini diharapkan dapat menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama membangun pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.
Adapun Alazka Care merupakan lembaga sosial di bawah Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading (ALAZKA) yang bergerak di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, dan lingkungan. Melalui berbagai program kolaboratif, Alazka Care berkomitmen menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih mandiri, sehat, cerdas, dan berdaya


















































