Perkiraan Cuaca Jawa Tengah Minggu 19 Juli 2026: Hujan Ringan di 5 Daerah

6 days ago 17
 Hujan Ringan di 5 Daerah Akibat banjir rob berlangsung di perairan utara, jembatan penghubung antar desa di Demak terputus karena tenggelam.(MI/Akhmad Safuan)

HUJAN ringan berpeluang turun di 5 daerah di Jawa Tengah Minggu (19/7), waspada gelombang tinggi 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara dan selatan akan mengganggu aktivitas warga. 

Cuaca sebagian besar daersh di  Jawa Tengah Minggu (19/7) cerdh berawan dan berawan sepanjang hari, namun 5 daerah di kawasan pegunungan dan dataran tinggi berpeluang diguyur hujan ringan pada sore hingga awal malam yakni Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kajen dan Pemalang. 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) karena kemarau ini, tidak ada hujsn hingga berbulan-bulan mengakibatkan tanaman, pohon, rating dan dedaunan kering dan mudah terbakar meskipun ada percikan api sekecil apapun. 

"Selain Karhutla, waspadai juga kondisi kesehatan tubuh akibat perubahan cuaca saat ini, karena perubahan suhu yang cepat dapat mempengaruhi kondisi tubuh, " kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Winda Ratri Minggu (19/7). 

Peluang hujan ringan tidak merata terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi, menurut Winda Ratri, cukup membuat kondisi kemarau di daerah tersebut lebih hangat, namun tetap waspada kecepatan angin yang bertiup dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 5-35 kilometer per jam, suhu udara berkisar 16-33 derajat celcius dan kelembaban 45-95 persen. 

Gelombang Tinggi dan Rob

Sementara itu gelombang tinggi di perairan utara dan selatan 1,25-2,5 meter juga masih berlangsung cukup  berisiko terhadap aktivitas pelayaran seperti kapal ikan, tongkang maupun kapal angkutan barang dan penumpang, terutama saat kecepatan angin di atas 15 knot saat sedang berlayar. 

Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Sediyanto mengatakan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung cukup merata di seluruh kawasan perairan utara Jawa Tengah seperti Pekalongan-Kendal, Semarang-Demak, Karimunjawa, Jepara dan Pati-Rembang cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran. 

Sedangkan di perairan selatan Jawa Tengah, ungkap Sediyanto, gelombang tinggi jufa berlangsung di seluruh perairan dari mulai Cilacap hingga Purworejo, meskipun pada umumnya cuaca cerah berawan. "Waspadai terhadap gelombang tinggi di atas 1,25 meter dan saat kecepatan angin di atas 15 knot saat sedang melakukan pelayaran, " ujarnya. 

Selain gelombang tinggi itu, demikian Sediyanto, warga berada di kawasan pesisir di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah juga diminta untuk waspada banjir yang Jadih berlangsung akibat air laut pasang (rob) di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter pada pukul 10.00-14.00 WIB. 

Banjir akibat air laut pasang (rob) di perairan utara tersebut, lanjut Sediyanto, selain merendam puluhan desa di sejumlah daerah, juga akan mengganggu aktivitas warga di Pantura seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |