Kylian Mbappe(FIFA)
Kylian Mbappe berada di ambang sejarah besar saat Prancis bersiap menghadapi Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026, Sabtu mendatang. Penyerang Real Madrid tersebut diprediksi akan mengakhiri kariernya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia, namun tantangan terdekatnya adalah melampaui rekor legendaris Just Fontaine.
Hingga saat ini, Mbappe telah mengoleksi delapan gol dari tujuh pertandingan di Amerika Utara. Untuk menyamai rekor Fontaine yang mencetak 13 gol dalam satu edisi turnamen (1958), Mbappe setidaknya harus mencetak lima gol ke gawang Inggris. Meski terlihat sulit, motivasi Mbappe tetap tinggi demi mengamankan gelar Sepatu Emas.
Persaingan Sengit dengan Lionel Messi
Saat ini, Mbappe terjebak dalam persaingan ketat dengan Lionel Messi. Keduanya sama-sama mengoleksi delapan gol di turnamen ini. Namun, Messi untuk sementara unggul dalam peringkat karena memiliki jumlah assist yang lebih banyak. Secara keseluruhan, koleksi gol karier Mbappe di Piala Dunia kini mencapai 20 gol, hanya terpaut satu angka dari Messi yang mengemas 21 gol.
Selain Mbappe, beberapa nama besar juga masih memiliki kepentingan di laga ini. Harry Kane dan Jude Bellingham dari Inggris masing-masing telah mengoleksi enam gol. Namun, kepastian mereka turun sejak menit awal bergantung pada keputusan manajer masing-masing.
| Lionel Messi | 8 | 21 |
| Kylian Mbappe | 8 | 20 |
| Harry Kane | 6 | 13 |
| Jude Bellingham | 6 | 7 |
Tekanan untuk Thomas Tuchel
Di kubu Inggris, sorotan tajam tertuju pada manajer Thomas Tuchel. Kegagalannya di semifinal melawan Argentina memicu kritik keras. Taktik Tuchel yang memasukkan pemain bertahan dan membiarkan Argentina menyerang bertubi-tubi dianggap sebagai penyebab kekalahan fatal The Three Lions.
Situasi internal Inggris juga memanas setelah Jude Bellingham secara terbuka mempertanyakan keputusan taktis Tuchel usai kemenangan di perempat final melawan Norwegia. Hal ini menimbulkan tanda tanya apakah Bellingham akan dipasang sebagai starter dalam laga perebutan medali perunggu nanti.
Meskipun Didier Deschamps dan Tuchel kemungkinan akan memberikan kesempatan bagi pemain pelapis, para bintang yang sedang mengejar rekor individu seperti Mbappe dan Kane diyakini akan tetap tampil sejak awal. Bagi Tuchel, kemenangan atas Prancis mungkin tidak akan menghapus memori pahit di semifinal, namun setidaknya bisa meredam spekulasi mengenai masa depannya di kursi pelatih Inggris.
Catatan: Pertandingan perebutan tempat ketiga ini akan menjadi panggung terakhir bagi beberapa pemain sebelum fokus kembali ke level klub, di tengah gelombang pengunduran diri dan pemecatan pelatih pasca-turnamen seperti yang dialami Zlatko Dalic.

















































