Perbandingan realme 13 Pro+ vs Tecno Pova 7 Ultra.(Dok. Realme)
PERSAINGAN di pasar smartphone kelas menengah semakin tajam dengan hadirnya perangkat yang menawarkan spesialisasi berbeda. realme 13 Pro+ 5G dan Tecno Pova 7 Ultra 5G adalah dua kontender kuat yang menyasar segmen pengguna yang kontras.
Jika realme memfokuskan diri pada kemampuan fotografi dan desain premium, Tecno justru mendobrak dengan performa gaming ekstrem dan ketahanan daya yang luar biasa.
Bagi Anda yang bingung memilih di antara keduanya, memahami perbedaan spesifikasi teknis dan hasil pengujian performa adalah kunci untuk mendapatkan perangkat yang sesuai dengan kebutuhan harian Anda.
Tabel Spesifikasi: realme 13 Pro+ vs Tecno Pova 7 Ultra
| Layar | OLED 6,7 inci, FHD+, 120Hz | AMOLED 6,67 inci, 1,5K, 144Hz |
| Prosesor | Snapdragon 7s Gen 2 | Dimensity 8350 Ultimate |
| RAM/Penyimpanan | Hingga 12GB/512GB | 12GB/256GB |
| Kamera Utama | 50MP Sony LYT-701, OIS | 108MP |
| Kamera Telefoto | 50MP Periskop, OIS, 3x Optik | Tidak tersedia |
| Baterai | 5.200 mAh | 6.000 mAh |
| Pengisian Daya | 80W Kabel | 70W Kabel, 30W Nirkabel |
| Harga Acuan | Mulai Rp6,499 Juta | Rp4,999 Juta |
Performa: Tecno Pova 7 Ultra Unggul Telak
Perbedaan paling mencolok antara kedua perangkat ini terletak pada dapur pacunya. Tecno Pova 7 Ultra dibekali chipset Dimensity 8350 Ultimate yang berada di kelas performa jauh di atas Snapdragon 7s Gen 2 milik realme 13 Pro+.
Berdasarkan data pengujian, Dimensity 8350 mampu mencatatkan skor AnTuTu di kisaran 1,4 juta poin. Sebagai perbandingan, Snapdragon 7s Gen 2 hanya meraih skor sekitar 851 ribu poin. Selisih performa yang masif ini membuat Tecno Pova 7 Ultra menjadi pilihan mutlak untuk kebutuhan berat seperti gaming kompetitif, rendering video, hingga multitasking intensif tanpa kendala lag.
Layar: Ketajaman vs Standar Industri
Tecno kembali memimpin di sektor visual dengan menyematkan panel AMOLED beresolusi 1,5K (2.800 × 1.260 piksel) dan refresh rate 144Hz. Spesifikasi ini menjamin tampilan yang lebih tajam dan pergerakan animasi yang jauh lebih mulus dibandingkan realme 13 Pro+ yang masih menggunakan resolusi FHD+ dengan refresh rate 120Hz.
Kamera: Keunggulan Mutlak realme 13 Pro+
Meski kalah di sektor performa, realme 13 Pro+ membalas dengan sistem kamera yang jauh lebih superior dan profesional. Penggunaan sensor Sony LYT-701 50MP dengan OIS pada kamera utama memberikan kualitas foto yang lebih matang, terutama pada kondisi minim cahaya.
Fitur pembunuh dari realme adalah kehadiran kamera periskop Sony LYT-600 50MP yang mendukung zoom optik 3x dan OIS. Fitur ini tidak dimiliki oleh Tecno Pova 7 Ultra yang hanya mengandalkan kamera utama 108MP tanpa lensa telefoto khusus. Bagi pecinta fotografi konser, portrait, atau objek jarak jauh, realme adalah pemenangnya.
Baterai dan Daya Tahan
Tecno Pova 7 Ultra menawarkan kapasitas baterai monster 6.000 mAh, memberikan daya tahan lebih lama untuk penggunaan seharian penuh. Menariknya, Tecno juga menyertakan fitur pengisian nirkabel (wireless charging) 30W, sebuah kemewahan yang jarang ditemukan di kelas harga Rp5 jutaan.
Di sisi lain, realme 13 Pro+ unggul tipis pada kecepatan pengisian kabel dengan daya 80W, yang diklaim mampu mengisi daya hingga 50 persen hanya dalam waktu sekitar 19 menit.
Kesimpulan: Mana yang Harus Anda Pilih?
- Pilih Tecno Pova 7 Ultra jika: Anda adalah seorang gamer, membutuhkan baterai besar, menginginkan layar paling tajam di kelasnya, dan mencari value for money terbaik di harga Rp4,999 juta.
- Pilih realme 13 Pro+ jika: Prioritas utama Anda adalah fotografi (terutama zoom dan portrait), desain yang lebih elegan, serta bodi yang lebih ringkas dan ringan untuk penggunaan harian.
Secara keseluruhan, Tecno Pova 7 Ultra menawarkan paket spesifikasi yang lebih agresif untuk harganya. Namun, bagi pengguna yang mementingkan kualitas kamera setara flagship, realme 13 Pro+ tetap menjadi opsi yang sulit dikalahkan meski dengan harga yang lebih tinggi. (Indiatimes/Z-10)

















































