Perawatan IPA Hutan Kota, Pasokan Air 55 Ribu Pelanggan PAM Terganggu

1 week ago 11
Perawatan IPA Hutan Kota, Pasokan Air 55 Ribu Pelanggan PAM Terganggu Ilustrasi(Dok Istimewa)

PAM JAYA mengumumkan akan dilakukan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) mulai 17 hingga 22 Juli 2026. 

Selama proses tersebut, pasokan air ke sekitar 55.272 pelanggan di Jakarta Barat dan Jakarta Utara akan mengalami penyesuaian.

Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan, perawatan ini merupakan langkah rutin untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum agar tetap optimal dalam jangka panjang.

“Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami mengimbau pelanggan menyiapkan cadangan air secukupnya. PAM JAYA juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi,” kata Syahrul melalui keterangannya, Kamis (16/7).

Akibat pekerjaan tersebut, pelanggan di Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran.

Sementara, Direktur Utama PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) Etty Susilowati menegaskan, pekerjaan perawatan dilakukan untuk memastikan instalasi tetap beroperasi secara aman dan mampu menghasilkan air minum sesuai standar kualitas Permenkes Nomor 2 Tahun 2023.

“Seluruh pekerjaan telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM JAYA dan PT Jakpro Memiontec Air dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, dan kepentingan masyarakat,” ujar Etty.

Siapkan Mobil Tangki Air Gratis

Untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan selama pekerjaan berlangsung, PAM JAYA menyiapkan distribusi air bersih gratis menggunakan mobil tangki bagi pelanggan rumah tangga maupun fasilitas pelayanan publik seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan yayasan sosial. Layanan tersebut dapat diakses melalui Call Center PAM JAYA 1500 223.

Syahrul mengimbau pelanggan di wilayah terdampak menampung air sebelum pekerjaan dimulai serta menggunakan air secara bijak selama masa perawatan. Pasokan air diperkirakan kembali normal secara bertahap mulai 23 Juli 2026. 

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta meminta dukungan pelanggan agar proses perawatan dapat berjalan lancar demi menjaga keandalan layanan air minum di Jakarta,” pungkasnya. (H-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |