Pengemudi Ojek di Matraman Ditembak saat Halangi Pelaku Curanmor

5 days ago 16
Pengemudi Ojek di Matraman Ditembak saat Halangi Pelaku Curanmor Rekaman CCTV di lokasi pencurian motor.(Antara)

Seorang pengemudi ojek menjadi korban penembakan oleh terduga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Peristiwa tersebut terjadi saat korban berupaya menghalangi pelarian pelaku di Jalan Palmeriam.

Saksi mata di lokasi kejadian, Evi (57), menceritakan bahwa peristiwa bermula ketika situasi di Jalan Palmeriam cukup ramai. Saat itu, korban sedang menunggu penumpang yang tengah membeli obat. Tiba-tiba, muncul dua orang terduga pelaku yang tengah dikejar warga dari arah Pasar Palmeriam.

"Jadi, (korban) ngalang-ngalangin itu motor malingnya. Pas sudah dihalangi, langsung bunyi, 'dor' tembakan tuh. Saya langsung bilang, Lah, ditembak, ditembak," ujar Evi di Jakarta, Senin (20/7).

Evi menambahkan, sebelum penembakan terjadi, ia mendengar teriakan "maling" dan melihat lebih dari sepuluh warga mengejar kedua pelaku. Akibat tembakan tersebut, korban mengalami luka pada bagian paha dan mengeluarkan banyak darah.

"Tadinya tidak jatuh tuh. Pas saya teriak, 'berdarah itu, darah, darah, darah', langsung jatuh itu orang. Langsung dibawa ke puskesmas dulu tapi tidak diterima, kemudian dibawa ke rumah sakit," jelas Evi.

Menurut keterangan saksi, kedua pelaku yang mengenakan masker tersebut melepaskan tembakan sambil mengendarai sepeda motor sebelum akhirnya melarikan diri ke arah Jalan Matraman Raya. Warga sekitar yang melihat kejadian tidak berani mendekat karena pelaku membawa senjata api.

Kronologi Pencurian Motor RX-King

Pemilik sepeda motor yang nyaris dicuri, Ilham (28), menjelaskan bahwa aksi kriminal ini bermula di sebuah indekos yang tidak jauh dari lokasi penembakan. Pelaku mengincar sepeda motor Yamaha RX-King miliknya.

Ilham mengaku awalnya mengira suara di luar kamarnya adalah kurir paket. Namun, setelah dipantau selama beberapa menit, ia menyadari ada orang asing yang mencoba mengambil motornya.

"Selang sekitar lima menit apa sepuluh menit, saya pantau itu, langsung saya gedor pintu. Makanya, bunyi kayak suara tembakan itu (di CCTV)," kata Ilham.

Meski gagal membawa kabur motor, kedua pelaku langsung melarikan diri. Ilham sempat mengejar sambil berteriak meminta pertolongan warga hingga memicu pengejaran massal yang berujung pada penembakan pengemudi ojek tersebut.

"Kalau ciri-ciri mukanya, saya kurang paham karena semuanya tertutup. Pakai masker, helm, jaket, sama bawa tas, jadi tidak kelihatan sama sekali," pungkas Ilham.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban dan kondisi terkini di rumah sakit masih dalam pendataan. Pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengejar kedua pelaku. (Ant/E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |