Pengembangan Kawasan Terpadu Bogor Berlanjut

6 days ago 15
Pengembangan Kawasan Terpadu Bogor Berlanjut The Sherwood Residence, Summarecon Bogor.(Dok. MI)

PT Summarecon Agung Tbk memperluas portofolio hunian premiumnya di Kota Bogor dengan meluncurkan The Sherwood Residence, klaster kedelapan di kawasan Summarecon Bogor. Hunian tersebut dipasarkan dengan harga mulai Rp3,6 miliar hingga Rp4,6 miliar per unit.

Peluncuran klaster baru ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu Summarecon Bogor seluas sekitar 500 hektare yang dirancang sebagai pusat hunian, bisnis, dan gaya hidup baru di wilayah Bogor.

The Sherwood Residence dikembangkan melalui kolaborasi dengan Hadiprana Design dan menyasar konsumen kelas menengah atas yang mencari hunian dengan akses menuju Jakarta sekaligus lingkungan perbukitan.

Klaster tersebut berada di bagian tengah kawasan Summarecon Bogor dan dapat diakses melalui Gerbang Tol Bogor Selatan yang terhubung dengan Tol Jagorawi.

Executive Director Summarecon Bogor, Indra W. Antono, mengatakan pengembangan klaster baru tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat segmen hunian premium.

“The Sherwood Residence kami hadirkan sebagai hunian premium yang memadukan kualitas desain, panorama alam, serta ekosistem kawasan yang terus berkembang,” kata Indra dalam keterangannya.

Menurut dia, perkembangan fasilitas komersial, pendidikan, dan pusat gaya hidup di dalam kawasan diharapkan turut mendorong peningkatan nilai properti dalam jangka panjang.

The Sherwood Residence menawarkan dua konsep bangunan, yakni Sherwood Green dan Sherwood Red. Keduanya tersedia dalam ukuran lahan 8 x 18 meter dengan harga mulai Rp3,6 miliar serta ukuran 10 x 18 meter yang dipasarkan mulai Rp4,6 miliar.

Seluruh unit dibangun dalam tiga lantai, termasuk pilihan rumah sudut dengan luas bangunan lebih besar. Pengembang juga menawarkan skema pembayaran tunai bertahap serta kredit pemilikan rumah dengan uang muka mulai 10 persen.

Salah satu nilai jual utama klaster ini adalah lokasinya di kawasan perbukitan dengan pemandangan ke arah Gunung Gede, Gunung Pangrango, Gunung Salak, dan Gunung Pancar. Pengembang mengklaim panorama pegunungan dan kawasan perkotaan dapat terlihat dari sejumlah bagian rumah.

Sherwood Green menggunakan pendekatan arsitektur modern dengan bukaan kaca berukuran besar, tata ruang terbuka, dan halaman belakang pada bagian bawah bangunan. Sementara Sherwood Red mengusung desain klasik Prancis dengan fasad simetris, atap mansard, dan langit-langit tinggi.

Peluncuran klaster tersebut juga memperlihatkan berlanjutnya ekspansi kawasan Summarecon Bogor. Sejumlah fasilitas komersial telah beroperasi, antara lain Graha Boulevard, Mountain View Terrace, Centeria Square, dan Centeria Business Loft yang diluncurkan pada kuartal pertama 2026.

Pengembang juga menyiapkan pembangunan Summarecon Mall Bogor serta penambahan sejumlah restoran dan fasilitas gaya hidup. Di sektor pendidikan, kawasan ini telah dilengkapi Sekolah Terpadu Sedaya Bintang, Kipina Kids Indonesia, dan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon.

Seluruh klaster di kawasan tersebut dikelola oleh Town Management dan dilengkapi sistem keamanan selama 24 jam serta sistem gerbang berlapis. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |