Peneliti Ungkap Ciri-Ciri LHS 1140 b, Planet yang Disebut Mirip Bumi

6 days ago 7
Peneliti Ungkap Ciri-Ciri LHS 1140 b, Planet yang Disebut Mirip Bumi ilustrasi(Magnific)

TIM astronom dari Harvard University bersama sejumlah peneliti internasional berhasil mengungkap hasil penelitian terbaru mengenai LHS 1140 b. Objek ini merupakan sebuah eksoplanet yang dinilai sebagai salah satu kandidat paling menjanjikan dalam pencarian planet yang berpotensi mendukung kehidupan di luar Tata Surya seperti bumi. Melalui serangkaian pengamatan mutakhir menggunakan James Webb Space Telescope (JWST), para ilmuwan sukses menemukan bukti awal yang mengindikasikan keberadaan lapisan atmosfer pada planet berbatu tersebut.

LHS 1140 b merupakan planet berbatu yang berada sekitar 48 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cetus. Planet ini mengorbit bintang katai merah dan berada di zona layak huni (habitable zone), yaitu wilayah di sekitar bintang yang memungkinkan air berada dalam bentuk cair apabila kondisi atmosfernya mendukung. Karena karakteristik tersebut, LHS 1140 b menjadi salah satu objek yang paling menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Berdasarkan hasil penelitian, para ilmuwan menduga LHS 1140 b memiliki atmosfer yang cukup tebal serta kemungkinan menyimpan lautan air cair di sebagian permukaannya. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan observasi lanjutan untuk memastikan komposisi atmosfer dan kondisi lingkungan planet secara lebih rinci.

Planet ini memiliki massa sekitar 5,6 kali massa Bumi dan diameter sekitar 1,7 kali diameter Bumi, sehingga dikategorikan sebagai super-Earth atau planet berbatu yang ukurannya lebih besar dari Bumi. Meski lebih besar, karakteristiknya dinilai berbeda dengan planet raksasa gas seperti Jupiter maupun Saturnus.

Para peneliti menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada bukti yang menunjukkan adanya kehidupan di LHS 1140 b. Penelitian yang dilakukan baru mengungkap adanya indikasi atmosfer serta kondisi yang berpotensi mendukung keberadaan air. Untuk mengetahui apakah planet tersebut benar-benar layak dihuni, ilmuwan masih perlu mempelajari kandungan atmosfernya, termasuk kemungkinan keberadaan uap air, karbon dioksida, maupun molekul lain yang berkaitan dengan kelayakhunian sebuah planet.

Menurut Harvard University, LHS 1140 b kini menjadi salah satu target utama pengamatan lanjutan menggunakan teleskop generasi terbaru. Data yang diperoleh diharapkan dapat membantu para astronom memahami bagaimana planet berbatu berevolusi di sekitar bintang katai merah sekaligus memperluas pengetahuan mengenai kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.

Temuan ini menjadi langkah penting dalam penelitian eksoplanet. Meski LHS 1140 b belum dapat disebut sebagai "Bumi kedua", hasil penelitian tersebut memberikan harapan baru dalam upaya ilmuwan menemukan planet yang memiliki kondisi serupa dengan Bumi dan berpotensi mendukung kehidupan di masa depan.

(Harvard/P-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |