Pendapatan Toy Story 5 Tembus Rp14,6 T, Siap Pecahkan Rekor Waralaba

1 week ago 18
Pendapatan Toy Story 5 Tembus Rp14,6 T, Siap Pecahkan Rekor Waralaba Toy Story 5(Pixar)

Memasuki pekan ketiganya di layar lebar, Toy Story 5 sukses mencetak pencapaian luar biasa dengan meraup pendapatan global lebih dari US$808,6 juta atau sekitar Rp14,6 triliun. Dengan performa yang terus melesat tajam, sekuel ini diprediksi kuat berpotensi menggeser Toy Story 4 yang meraup US$1,07 miliar (sekitar Rp19,3 triliun) sebagai film terlaris sepanjang sejarah waralaba berusia 30 tahun tersebut.

Pendapatan yang dikumpulkan animasi garapan Disney dan Pixar ini terbagi atas US$381 juta (sekitar Rp6,8 triliun) di pasar domestik Amerika Utara dan US$427,3 juta (sekitar Rp7,7 triliun) dari pasar internasional.

Di pasar domestik sendiri, angka tersebut berhasil melampaui total pendapatan sepanjang masa film Finding Nemo, sekaligus menempatkan Toy Story 5 sebagai film Pixar dengan pendapatan tertinggi keenam di Amerika Utara. Secara global, posisinya kini merangkak naik ke peringkat sembilan studio tersebut, melampaui film-film legendaris seperti Monsters University, Up, dan The Incredibles.

Rekor Pembukaan dan Stabilitas Penonton

Sejak awal penayangannya di pertengahan Juni, tanda-tanda kesuksesan film ini memang sudah terlihat jelas saat mencetak rekor pembukaan domestik terbesar dalam sejarah waralabanya dengan US$160 juta (sekitar Rp2,89 triliun). Angka ini sekaligus menjadi debut animasi terbesar kedua dalam sejarah Hollywood, tepat berada di belakang Incredibles 2 dengan US$182,7 juta (sekitar Rp3,3 triliun).

Hebatnya, performa box office film ini tidak langsung merosot setelah pekan pertama. Antusiasme penonton tetap stabil pada hari-hari biasa di luar akhir pekan, sebuah indikator kuat bahwa film ini merupakan sebuah fenomena nyata di masyarakat dan bukan sekadar euforia sesaat.

Saat ini, Toy Story 5 bertengger di posisi ketiga sebagai rilisan Hollywood terbesar tahun ini di bawah The Super Mario Galaxy Movie (US$1,009 miliar) dan film biopik Michael Jackson bertajuk Michael (US$991 juta). Namun, Toy Story 5 diprediksi akan segera menyalip keduanya dalam beberapa minggu ke depan.

Analisis Anggaran: Meski memakan anggaran produksi fantastis mencapai US$250 juta (sekitar Rp4,52 triliun), keuntungan dari bioskop telah menutup modal tersebut berkali-kali lipat. Hal ini belum termasuk pendapatan dari sektor retail mainan, gim, dan penerbitan yang menyumbang miliaran dolar AS setiap tahunnya.

Relevansi Cerita di Era Digital

Toy Story 5 sendiri mengangkat keresahan yang sangat dekat dengan kehidupan orang tua modern. Dalam kisah kali ini, Woody, Buzz Lightyear, Jessie, dan geng mainan lainnya harus menghadapi kenyataan pahit bahwa pemilik mereka, Bonnie, mulai kecanduan gawai barunya, sebuah tablet pintar khusus anak-anak bernama Lilypad.

Formula cerita yang menyentuh realitas sosial ini dinilai sebagai langkah cerdas agar waralaba klasik ini tetap relevan dan memiliki pesan mendalam bagi orang tua maupun anak-anak, alih-alih hanya sekadar menjual nostalgia masa lalu. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |