Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Tim SAR Lakukan Pencarian

1 week ago 6
Pemuda Asal Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur, Tim SAR Lakukan Pencarian Tim SAR melakukan pencarian pemuda tenggelam di Waduk Jatiluhur, Subang.(MI/Reza Sunarya)

Tim SAR gabungan bersama Satpolairud Polres Purwakarta masih terus melakukan upaya pencarian terhadap seorang pemuda yang dilaporkan tenggelam di perairan Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Hingga Sabtu (18/7), keberadaan korban belum berhasil ditemukan.

Korban diketahui bernama Riyanto (21), seorang warga Dusun Karangmulya, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Insiden nahas tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (16/7) sore sekitar pukul 17.30 WIB.

Kasi Humas Polres Purwakarta, Iptu Tini Yutini, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat korban berniat menemui rekannya, Muhammad Rizki, yang berada di keramba berbeda. Korban mencoba berenang dari kolam atau keramba milik Ko Apin menuju keramba milik Ko Asuy yang berjarak sekitar 100 meter.

Berdasarkan keterangan saksi, korban awalnya berenang menggunakan potongan gabus sebagai alat bantu mengapung. Namun, di tengah perjalanan, korban memutuskan untuk melepaskan gabus tersebut dan melanjutkan berenang tanpa alat bantu.

"Tak lama kemudian korban berteriak meminta tolong. Saksi yang semula mengira korban hanya bergurau akhirnya panik dan langsung berenang untuk memberikan pertolongan. Namun saat saksi tiba di lokasi, korban sudah tenggelam," ujar Tini, Sabtu (18/7).

Menanggapi laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung segera menerjunkan personel ke lokasi kejadian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Ade Dian Permana, menyatakan bahwa pihaknya telah mengerahkan Tim Rescue USS Karawang untuk melaksanakan operasi SAR.

"Setelah menerima informasi dan memastikan validitas kejadian, kami langsung mengerahkan Tim Rescue USS Karawang untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban," kata Ade.

Dalam operasi ini, tim dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR air, alat komunikasi, kendaraan operasional, serta perlengkapan keselamatan personel. Pencarian dilakukan dengan menyisir area di sekitar lokasi terakhir korban terlihat (Last Known Position).

Meskipun penyisiran telah dilakukan secara intensif bersama Satpolairud Polres Purwakarta, Ade mengonfirmasi bahwa hingga saat ini pencarian masih nihil. Tim di lapangan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan korban di tengah luasnya area Waduk Jatiluhur. (E-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |