Pemkab Bandung Siapkan Langkah Darurat Tangani Kekeringan

5 days ago 2
Pemkab Bandung Siapkan Langkah Darurat Tangani Kekeringan Bupati Bandung Minta Seluruh Jajaran Siaga Hadapi Kekeringan Pelayanan Air Bersih Dipercepat(Diskominfo Pemkab Bandung )

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung bergerak cepat mengantisipasi dan menangani dampak kekeringan di wilayahnya. Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi dan evaluasi kinerja daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna, pada Senin (20/7).

Dalam arahannya, Dadang menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh perangkat daerah, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga pemerintah kecamatan. Fokus utama diarahkan pada respons cepat terhadap kebutuhan air bersih dan antisipasi potensi krisis pangan di masyarakat.

"Pemkab Bandung telah menyiapkan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari optimalisasi pemanfaatan pompa air, perbaikan infrastruktur pipanisasi, hingga penyediaan bantuan air bersih bagi masyarakat terdampak," ujar Dadang.

Hotline Pengaduan dan Transparansi Digital

Untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan transparan, Bupati menginstruksikan pemanfaatan layanan hotline pengaduan yang terhubung langsung dengan grup koordinasi lintas perangkat daerah. Melalui sistem ini, setiap laporan masyarakat mengenai gangguan saluran air atau kebutuhan sarana air bersih dapat segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait dan Perumda Air Minum Tirta Raharja.

"Setiap laporan saya kirimkan langsung ke grup koordinasi. Di sana kita bisa langsung memberikan solusi, menentukan titik mana yang butuh pipanisasi atau bantuan pompa air," tegasnya.

Selain itu, Dadang meminta Perumda Air Minum Tirta Raharja aktif menyampaikan perkembangan penanganan di lapangan melalui media digital. Ia menekankan pentingnya keterbukaan informasi untuk meningkatkan kepercayaan publik.

"PDAM silakan buat video, saya juga buat video di Instagram. Misalkan ada saluran yang putus, langsung dicek oleh Dirut, dan sampaikan hasilnya secara before-after kepada masyarakat," tambahnya.

Efisiensi Anggaran dan Penguatan SDM

Di samping penanganan kekeringan, rapat evaluasi tersebut menyoroti penyelarasan anggaran daerah. Pemkab Bandung saat ini tengah melakukan pemetaan anggaran menyusul adanya defisit daerah serta penurunan Dana Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Meski demikian, Dadang menjamin bahwa anggaran untuk pelayanan dasar dan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat tidak akan dikurangi. "Hari Rabu kita finalisasi. Saat ini kami sedang melakukan mapping untuk efisiensi pada program yang sekiranya kurang memberikan manfaat langsung," jelasnya.

Guna menjaga stabilitas pendapatan daerah, Pemkab Bandung memperkuat kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk meningkatkan kepatuhan pajak, khususnya di sektor pariwisata.

Terakhir, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ASN dan literasi digital. Ia menginstruksikan BKPSDM untuk merumuskan program pelatihan agar aparatur lebih responsif, adaptif terhadap teknologi, dan profesional dalam memberikan pelayanan publik. (AN/I-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |