Pemilih Gen Z Tembus 62 Juta, KPU Siapkan Strategi Sosialisasi Pemilu 2029

5 days ago 4
Pemilih Gen Z Tembus 62 Juta, KPU Siapkan Strategi Sosialisasi Pemilu 2029 Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin.(MI/Devi Harahap)

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) RI mulai mematangkan strategi sosialisasi khusus untuk merangkul generasi muda menjelang Pemilu 2029. Langkah ini diambil menyusul proyeksi lonjakan jumlah pemilih dari kalangan Generasi Z (Gen Z) yang mencapai lebih dari 62 juta jiwa dan diprediksi menjadi penentu tingkat partisipasi nasional.

Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, menegaskan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi efektif untuk menjangkau pemilih muda. Menurutnya, karakteristik Gen Z dan milenial memerlukan pola komunikasi yang lebih kreatif, inklusif, dan terintegrasi dengan keseharian mereka demi menekan angka golongan putih (golput).

“Kalau Gen Z dan Gen Milenial ini memang harus didekati dengan cara lain. Karena itu, sebenarnya kami sudah mulai mengembangkan metode sosialisasi yang lebih dekat dengan mereka,” ujar Afifuddin di Kantor KPU RI, Senin (20/7).

Berdasarkan data KPU, komposisi pemilih saat ini masih dipimpin oleh generasi milenial sebanyak 68.873.953 orang (32,13%). Namun, Gen Z membuntuti di posisi kedua dengan 62.639.391 pemilih atau sekitar 24,56%. Kelompok lainnya terdiri dari Generasi X (27,13%), Baby Boomer (14,29%), dan Pre-Boomer (1,89%).

Afifuddin menjelaskan bahwa pada Pemilu 2029, peran Gen Z akan semakin dominan. Oleh karena itu, KPU berencana menggeser paradigma pendidikan pemilih menjadi lebih adaptif dan santai. “Kami ingin metode sosialisasi itu lebih ‘pop’, lebih menggaul. Tidak harus selalu dilakukan melalui forum-forum resmi di dalam ruangan,” imbuhnya.

Selain mengubah gaya komunikasi, KPU juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas masyarakat. Afifuddin mencontohkan pertemuan dengan komunitas ojek online serta inisiatif lokal di berbagai daerah sebagai upaya menjemput bola agar masyarakat antusias datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

KPU menegaskan bahwa kelompok pemilih muda akan menjadi prioritas utama dalam peta jalan menuju 2029. Dengan jumlah yang masif, kesadaran politik generasi ini dianggap sebagai kunci keberhasilan demokrasi Indonesia di masa depan.

Melalui pendekatan yang lebih adaptif, KPU berharap tingkat partisipasi masyarakat, khususnya anak muda, dapat meningkat secara signifikan dan memperkuat legitimasi hasil pemilu mendatang. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |