Pembunuhan dan Mutilasi di Depok, Pelaku Kenal Korban Lewat Dunia Maya

6 hours ago 1
Pembunuhan dan Mutilasi di Depok, Pelaku Kenal Korban Lewat Dunia Maya Penemuan jenazah korban pembunuhan dan mutilasi oleh seorang tersangka bernama Saiful, 26, terhadap pria K, 51(MI/Kisar Rajagukguk)

KASUS pembunuhan dan mutilasi pria di Jalan Kavling Departemen Kesehatan (Depkes), Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, terkuak setelah aparat penegak hukum kepolisian menangkap pelaku. Pelaku pembunuhan dan mutilasi diketahui bernama Saiful, 26. Sedangkan korban diketahui bernama Kusnaefi, 51, warga Kampung Bojong, Kelurahan Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Pelaku ditangkap di sebuah rumah di wilayah Pandeglang, Banten, saat mencoba melarikan diri pada Rabu (5/8/2026) pukul 04.15 WIB.

" Ya, pelaku pembunuhan dan mutilasi telah ditangkap, sekarang ditahan di Polda Metro Jaya, guna diperiksa lebih lanjut, " kata Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra.

Ia menyebut, kondisi mayat tidak utuh dalam penemuan. Kedua kaki tidak ada sampai dengan pangkal paha. Hanya ada kepala, kedua tangan dan badan.

Jasad dalam Karung

Saat ditemukan, kondisi jenazah tak menggunakan pakaian dan kedua tangannya terikat. Jasad korban ditemukan dalam karung dengan kondisi kepala ditutup kresek hitam. " Saat ditemukan kondisi jasad tangan terikat, dibungkus karung dan plastik hitam, " katanya.

Hendra menjelaskan, keberadaan korban sempat dilaporkan hilang ke pihak berwajib oleh keluarganya. " Pengungkapan kasus ini bermula dari rentetan peristiwa yang saling berkaitan, mulai dari penemuan awal karung, laporan orang hilang," imbuhnya.

Ia mengatakan, kasus pembunuhan dan mutilasi ini bermula saat warga melihat sebuah karung mencurigakan di lapangan tanah merah pada 24 Juli 2026. Oleh warga mengiranya sampah. 

Sehari kemudian, 25 Juli 2026, istri korban melaporkan suaminya (Kusnaefi) karena tidak kunjung pulang ke Polres Metro Depok. Sepekan kemudian, keberadaan korban terendus akibat ketidaksengajaan warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi.

Selanjutnya, pada 4 Agustus 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, seorang warga membakar karung tersebut hingga terlihat bagian tubuh manusia didalamnya.

" Temuan tersebut, selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian dan ditindaklanjuti dengan olah tempat kejadian perkara (TKP) oleh Polsek Pancoran Mas bersama tim Inafis Polres Metro Depok, " ucapnya.

Dari hasil penyelidikan di lokasi, polisi langsung melakukan pencocokan data dan memburu pelaku. 

“ Berbekal hasil identifikasi korban, laporan orang hilang, keterangan para saksi serta rangkaian penyelidikan, polisi berhasil mengungkap identitas pelaku dan menangkapnya di wilayah Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten, " jelas Hendra.

Kenal Lewat Dunia Maya

Hendra mengungkapkan pelaku dan korban saling mengenal lewat dunia Maya sebelum akhirnya mengadakan pertemuan tatap muka yang berujung maut. 

" Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa Saiful dan korban saling kenal lewat media sosial sebelum sepakat bertemu di sebuah kontrakan di wilayah Cipayung pada 23 Juli 2026. Pertemuan tersebut berujung cekcok hingga pelaku menikam bagian perut dan menggorok leher korban dengan menggunakan pisau, " paparnya.

Setelah menghabisi nyawa korban, tersangka yang panik kemudian melakukan mutilasi untuk mempermudah membuang jenazah serta mengaburkan identitas korban. Harta benda korban juga turut dibawa kabur.

" Untuk menghilangkan jejak, pelaku memutilasi tubuh korban pada bagian pangkal paha, membungkus jasad menggunakan plastik hitam dan karung, kemudian membuang tubuh korban di lapangan tanah merah, sedangkan potongan kedua kaki dibuang ke aliran Kali Pitara, Pancoran Mas. Setelah melakukan aksinya, pelaku membawa motor milik korban ke Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten dan menjualnya, " ungkapnya " (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |