PBB: Junta Militer Bombardir Myanmar 35 Kali Sejak Gempa

12 hours ago 4

CNN Indonesia

Jumat, 04 Apr 2025 18:10 WIB

PBB mencatat junta militer telah membombardir Myanmar setidaknya 35 kali sejak gempa dahsyat mengguncang negara Asia Tenggara ini pada pekan lalu. Ilustrasi. PBB mencatat junta militer telah membombardir Myanmar setidaknya 35 kali sejak gempa dahsyat mengguncang negara Asia Tenggara ini pada pekan lalu. (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNN Indonesia --

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mencatat junta militer telah membombardir Myanmar setidaknya 35 kali sejak gempa dahsyat mengguncang negara Asia Tenggara ini pada pekan lalu.

Juru bicara Kantor HAM PBB Ravina Shamdasani mengatakan mereka telah menerima laporan soal puluhan serangan junta di Myanmar,

"[Kantor HAM PBB] telah menerima laporan militer menjatuhkan setidaknya 53 serangan termasuk serangan pesawat terbang dan pesawat nirawak, artileri dan paramotor di wilayah yang terkena dampak gempa bumi," kata Shamdasani pada Jumat (4/4), dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, Shamdasani juga mengatakan setidaknya 14 serangan junta dilaporkan sejak mereka sepakat gencatan senjata.

Junta dan kelompok anti-junta National Unity of Government (NUG) sepakat gencatan senjata untuk lebih mudah menangani dampak gempa pada 2 April.

NUG selama ini menolak kekuasaan junta yang menggulingkan pemerintahan sah pada Februari 2021. Hari-hari setelah kudeta, junta menangkap bahkan membunuh siapa saja yang menentang mereka.

NUG juga gencar melakukan perlawanan terhadap junta dan menyerukan pemulihan demokrasi.

Kembali lagi soal gempa, bencana ini melanda Myanmar pada 28 Maret. Hingga kini, lebih dari 3.145 dan yang terluka 4.589.

Tiga jam setelah gempa, junta juga dilaporkan menggempur Naung Cho, Negara Bagian Shan. Imbas serangan itu tujuh orang meninggal.

(isa/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |