Negara ini Panen Tomat Terbanyak di Dunia

2 weeks ago 12
Negara ini Panen Tomat Terbanyak di Dunia Ilustrasi.(Magnific)

DARI seluruh negara di dunia, manakah yang menurut Anda menghasilkan tomat paling banyak? Saat memikirkan cara utama orang mengonsumsinya atau budaya kuliner yang paling menonjolkan bahan ini, pikiran Anda mungkin otomatis tertuju pada saus pasta Italia, botol saus tomat (ketchup) di Amerika Serikat, atau bahkan salsa lezat dari Meksiko.

Terlepas dari ke mana pikiran Anda melayang saat memikirkan sayuran (atau buah?) ini, satu hal yang mungkin belum Anda ketahui ialah dari tahun ke tahun, Tiongkok menanam lebih banyak tomat dibandingkan tempat lain mana pun. Tiongkok memanen puluhan juta ton tomat setiap tahun, meninggalkan produsen utama lain seperti India, Turki, dan Amerika Serikat jauh di belakang.

Ini fakta yang tidak terduga karena Tiongkok mungkin bukan negara pertama yang diasosiasikan orang dengan tomat. Namun, skala produksinya yang sangat besar membuat dominasi negara tersebut mustahil untuk diabaikan. Tomat adalah bahan pokok dalam masakan Tiongkok, digunakan dalam segala hal mulai dari tumisan hingga sup. Namun, ceritanya tidak berhenti di piring lokal saja.

Sebagian besar dari tomat tersebut juga diproses secara komersial menjadi puree dan saus. Jadi, baik saat Anda membuka kaleng pasta tomat untuk membuat cabai atau menyendok saus tomat dasar ke atas pasta, ada kemungkinan besar tomat tersebut memulai hidupnya di ladang di Tiongkok.

Mengapa Tiongkok Mendominasi Produksi Tomat?

Dominasi Tiongkok dalam produksi tomat bukan hanya soal volume, tetapi juga tentang apa yang terjadi setelah panen. Tiongkok mengekspor jutaan ton pasta tomat setiap tahun, memasok pasar di Afrika, Timur Tengah, hingga Eropa. Faktanya, banyak jaringan makanan cepat saji, merek saus tomat, dan produsen makanan beku sangat bergantung pada rantai pasok ini, meskipun produk akhirnya diberi label dan dikemas di tempat lain.

Salah satu alasan Tiongkok memiliki kendali kuat pada sektor ini adalah efisiensi. Wilayah pertanian yang luas, terutama di Xinjiang, didedikasikan hampir secara eksklusif untuk tomat. Banyak pertanian telah menerapkan pemanenan mekanis untuk mengimbangi permintaan yang tinggi. Skala ini memungkinkan produsen Tiongkok untuk menjaga biaya tetap rendah sambil memenuhi kebutuhan pasar domestik dan internasional.

Penting juga untuk dicatat bahwa meskipun tomat menonjol dalam banyak hidangan makanan internasional paling berpengaruh sepanjang masa, tidak setiap negara dapat menanamnya sepanjang tahun dalam jumlah yang sama. Iklim dan investasi pertanian Tiongkok menjadikannya berada di posisi unik untuk mengungguli para pesaingnya.

Hal ini tidak berarti bahwa produk tomat dari negara lain memiliki kualitas yang lebih buruk, namun hal ini menunjukkan bagaimana sistem pertanian satu negara dapat secara diam-diam membentuk budaya pangan di seluruh dunia, bahkan jika kita tidak menyadarinya. (Food Republic/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |