Nasib Satria Kumbara, Tentara Bayaran Eks Marinir TNI di Militer Rusia yang Dikabarkan Tewas

6 days ago 10
Nasib Satria Kumbara, Tentara Bayaran Eks Marinir TNI di Militer Rusia yang Dikabarkan Tewas Ilustrasi(Dok Istimewa)

Sosok Satria Arta Kumbara, mantan prajurit Korps Marinir TNI AL yang bergabung dengan militer Rusia sebagai tentara bayaran, kembali memicu perbincangan publik. Kabar mengenai kematiannya di medan perang Ukraina beredar luas, namun hingga kini belum ada konfirmasi resmi yang memvalidasi rumor tersebut.

Berikut adalah rangkuman fakta dan kronologi perjalanan Satria Kumbara, mulai dari desersi hingga kondisi terakhirnya di zona konflik.

Profil dan Rekam Jejak Militer

Satria Arta Kumbara merupakan mantan Sersan Dua (Serda) dengan NRP 111026. Ia sebelumnya bertugas di Inspektorat Korps Marinir (Itkormar) Cilandak, Jakarta Selatan. Catatan militer menunjukkan Satria melakukan desersi sejak 13 Juni 2022.

Atas pelanggaran tersebut, Pengadilan Militer II-08 Jakarta menjatuhkan vonis in absentia pada 6 April 2023 berupa hukuman penjara satu tahun dan Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH). Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap sejak 17 April 2023. Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan bahwa sejak pemecatan tersebut, TNI tidak lagi bertanggung jawab atas tindakan maupun kondisi Satria.

Kehilangan Status WNI

Setelah meninggalkan kedinasan, Satria diketahui bergabung dengan angkatan bersenjata Rusia. Berdasarkan UU Kewarganegaraan RI, status kewarganegaraan Indonesia (WNI) Satria otomatis gugur karena bergabung dengan militer asing tanpa izin Presiden. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menjelaskan bahwa hal ini merupakan konsekuensi hukum otomatis, bukan proses pencabutan administratif biasa.

Pada Juli 2025, Satria sempat mengunggah video di TikTok yang berisi permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran pemerintah. Ia mengaku tidak memahami konsekuensi hukum saat menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia dan memohon agar status WNI-nya dikembalikan dengan alasan bergabung hanya untuk mencari nafkah.

Simpang Siur Kabar Kematian

Rumor kematian Satria pertama kali mencuat pada akhir Juni 2025 melalui unggahan Heru Suta, sesama warga Indonesia di pasukan Rusia. Namun, kabar tersebut dibantah langsung oleh Satria pada awal Juli 2025 melalui video klarifikasi yang menyatakan dirinya masih hidup.

Kondisi Satria dilaporkan memburuk pada Agustus 2025. Mantan anggota TNI AD, Ruslan Buton, membagikan video yang memperlihatkan Satria terbaring lemah dengan luka parah di kepala akibat serangan drone kamikaze dan mortir Ukraina. Dalam video yang bertepatan dengan HUT ke-80 RI tersebut, Satria menyebut dirinya sedang dalam proses evakuasi.

Kondisi Terakhir (Juli 2026):

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai status meninggalnya Satria Arta Kumbara. Sejak video evakuasi pada Agustus 2025, Satria dilaporkan hilang kontak. Pemerintah Indonesia melalui Menteri Hukum menyatakan belum ada komunikasi lebih lanjut, dan status kewarganegaraannya tetap gugur.

Prosedur Kembali Menjadi WNI

Pemerintah menegaskan bahwa jika Satria Kumbara masih hidup dan ingin kembali menjadi warga negara Indonesia, ia tidak bisa mendapatkannya secara otomatis. Satria diwajibkan mengikuti prosedur naturalisasi dari awal sebagaimana warga negara asing lainnya, mengingat status hukumnya yang telah kehilangan kewarganegaraan akibat pengabdian pada militer asing.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |